BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Dalam rangka menjelang momen perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Babinsa Sertu Tony Cahyono, bersama aparat terkait di wilayah Banjar Margaya Desa Pemecutan Kelod, melakukan sidak terhadap penduduk non permanen. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban serta memantau kondisi penghuni yang tinggal secara sementara di wilayah tersebut. Minggu, (08/03/2026).
Lokasi sidak difokuskan pada tanah kosong yang berada di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya Desa Pemecutan Kelod. Tempat tersebut menjadi perhatian karena beberapa waktu terakhir diketahui digunakan sebagai tempat tinggal sementara oleh sebagian penduduk non permanen tanpa izin yang jelas. Tim yang terdiri dari Babinsa, petugas kecamatan, dan perangkat desa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap setiap tempat tinggal yang ada di lokasi tersebut.
Selama pelaksanaan sidak, tim melakukan pendataan terhadap setiap individu yang ditemukan, mulai dari data diri, alamat asal, serta tujuan tinggal di wilayah Desa Pemecutan Kelod. Selain itu, juga diberikan pemahaman mengenai peraturan daerah yang berlaku, terutama terkait dengan ketentuan tinggal sementara dan kewajiban untuk melaporkan diri ke instansi terkait. Beberapa poin penting juga disampaikan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghormati tradisi lokal menjelang Hari Raya Nyepi.
Sertu Tony Cahyono menyampaikan bahwa kegiatan sidak ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang hari raya. “Kita ingin memastikan bahwa seluruh penghuni, baik permanen maupun non permanen, dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman. Selain itu, pendataan ini juga berguna untuk keperluan administrasi dan pengamanan wilayah,” ujarnya.
Tim juga menemukan beberapa tempat tinggal sementara yang tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan. Bagi penghuni yang ditemukan tidak memiliki izin tinggal yang sah, diberikan tenggat waktu untuk mengurus administrasi yang diperlukan atau kembali ke daerah asalnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh masyarakat Desa Pemecutan Kelod menjelang dua hari raya penting tersebut.
( red)

























