Bali, Surya Indonesia.net – Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara. Lima warga negara asing (WNA) asal Bangladesh ditemukan dalam kondisi m3ng3r1kan setelah disekap oleh sesama warga negara mereka sendiri di sebuah penginapan di Desa Pemuteran.
Para korban awalnya dijanjikan pekerjaan yang layak di Australia oleh pelaku berinisial BABU (27) dengan iming-iming gaji tinggi. Namun, setibanya di Bali pada Januari 2026, janji tersebut berubah menjadi mimpi buruk di mana mereka d1k4t, d1l4kban, hingga d1anc4m menggunakan s3nj4t4 t4j4m oleh pelaku yang ingin memeras keluarga korban.
Kasi Humas Polres Buleleng menjelaskan bahwa sindikat ini bekerja secara terorganisir dengan memanfaatkan celah pengawasan di wilayah wisata yang tenang. Penyelamatan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di lokasi penyekapan, yang kemudian segera ditindaklanjuti dengan penggerebekan oleh jajaran kepolisian.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga rawan dijadikan tempat persembunyian k3j4h4t4n internasional. Kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendeteksi dini keberadaan sindikat perdagangan manusia yang mengeksploitasi impian para pekerja migran dengan cara-cara yang k3j4m.
( red)

























