Breaking News

Dua Da’i Muda Nusantara di Sabilu Taubah: Dakwah dengan Kasih Sayang, Bukan Saling Serang

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Surya Indonesia.net -Di tengah hiruk-pikuk perbedaan pendapat yang sering mengeras di ruang publik, hadir dua da’i muda Nusantara yang memberi teladan indah tentang dakwah penuh kelembutan: Ustadz Nafi Unnas dan Gus Iqdam. Pertemuan mereka di majelis Sabilu Taubah bukan sekadar agenda ceramah, tetapi menjadi pesan kuat bahwa dakwah sejati adalah merangkul, bukan memukul; menenangkan, bukan menegangkan.

Keduanya menunjukkan bahwa seorang da’i bukan hakim yang memvonis, melainkan sahabat yang mengajak pulang. Dengan gaya yang sederhana dan bahasa yang dekat dengan umat, mereka menanamkan nilai bahwa Islam hadir sebagai rahmat. “Kita berdakwah untuk menumbuhkan cinta, bukan menambah luka,” pesan itu terasa hidup dari lisan mereka, mengalir lembut ke hati jamaah.

Di majelis tersebut, suasana penuh kehangatan terasa nyata. Tidak ada saling sindir, tidak ada saling serang. Yang ada adalah saling menghargai perbedaan. “Kalau berbeda, kita doakan. Kalau belum sepakat, kita tetap bersahabat,” ujar salah satu dari mereka dengan senyum yang menenangkan. Kalimat sederhana itu menjadi pelajaran besar: dakwah tidak harus keras untuk sampai ke hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengajarkan bahwa sesama dai bukan pesaing, melainkan saudara seperjuangan. Kita tidak dipanggil untuk menjatuhkan, tetapi untuk menguatkan. “Kalau saudaramu jatuh, jangan kau injak. Ulurkan tanganmu,” nasihat itu mengingatkan bahwa ukhuwah lebih mulia daripada ego, dan persaudaraan lebih indah daripada perdebatan.

Dakwah penuh kasih sayang adalah kebutuhan umat hari ini. Masyarakat lelah dengan cercaan dan hujatan yang mengatasnamakan agama. Mereka rindu keteladanan yang menyejukkan. Kehadiran dua da’i muda ini menjadi bukti bahwa dakwah bisa tegas tanpa keras, bisa lurus tanpa menyakiti, bisa berbeda tanpa bermusuhan.

Kita semua belajar dari mereka bahwa menghargai adalah bentuk kedewasaan iman. Kita tidak harus sepakat dalam semua hal, tetapi kita wajib menjaga adab. “Jangan jadikan mimbar sebagai tempat mencaci, jadikan ia tempat menebar doa,” pesan itu layak kita pegang erat.

Semoga langkah para da’i muda Nusantara ini menginspirasi banyak hati. Semoga kita semua menjadi penebar semangat, bukan penyebar kebencian. Karena pada akhirnya, dakwah yang paling kuat bukan yang paling keras suaranya, tetapi yang paling dalam cintanya. Dan di situlah kita menemukan makna sejati: saling menghargai, saling menguatkan, dan saling mendoakan di jalan Allah.

(Redho)

Berita Terkait

Bahas Keamanan di Sektor Pariwisata, Kapolda Bali Terima Kunjungan BSSA
Jelang Nyepi 2026, Kapolsek Dentim Rutin Laksanakan Sambang ke Banjar-Banjar, Sampaikan Himbauan Kamtibmas
Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Negeri 4 Penatih
Patroli Gabungan Malam Hari di Pelabuhan Benoa, Aparat Bersinergi Cegah Kriminalitas dan Peredaran Miras
Kapal Patroli “Lumba-Lumba” Sisir Perairan, Satpolairud Pengawasan dan Imbau Nelayan Waspada Cuaca
Polantas Menyapa, Satlantas Polresta Denpasar Hadirkan Pelayanan Humanis dan Profesional
Polsek Denpasar Barat Amankan Dua Pelaku Pemerasan Modus Ngaku Petugas, Korban Dipukul dan Diperas Rp10 Juta
Respon Cepat Laporan 110, Polisi Datangi TKP Pencurian Rumah Kosong di Jimbaran

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Bahas Keamanan di Sektor Pariwisata, Kapolda Bali Terima Kunjungan BSSA

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:37 WIB

Jelang Nyepi 2026, Kapolsek Dentim Rutin Laksanakan Sambang ke Banjar-Banjar, Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:36 WIB

Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SD Negeri 4 Penatih

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:34 WIB

Patroli Gabungan Malam Hari di Pelabuhan Benoa, Aparat Bersinergi Cegah Kriminalitas dan Peredaran Miras

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:28 WIB

Polantas Menyapa, Satlantas Polresta Denpasar Hadirkan Pelayanan Humanis dan Profesional

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:26 WIB

Polsek Denpasar Barat Amankan Dua Pelaku Pemerasan Modus Ngaku Petugas, Korban Dipukul dan Diperas Rp10 Juta

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:24 WIB

Respon Cepat Laporan 110, Polisi Datangi TKP Pencurian Rumah Kosong di Jimbaran

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:22 WIB

Modus Ngaku Polisi, Residivis Peras Warga Rp3 Juta di Denpasar Barat

Berita Terbaru