Gianyar,Surya Indonesia.net – Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M. bersama para Kanit dan anggota Polsek Gianyar melaksanakan monitoring dan pengecekan ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Gianyar, Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.15 WITA tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program makan bergizi bagi pelajar dan tenaga pendidik berjalan sesuai ketentuan, aman, dan berkualitas.
Adapun SPPG yang dikunjungi meliputi SPPG Kampung Tinggi, SPPG Kelurahan Samplangan, SPPG Kelurahan Abianbase, serta SPPG Babakan 2. Dalam kunjungannya, Kapolsek Gianyar melakukan pengecekan langsung terhadap proses produksi makanan bergizi, mulai dari kesiapan bahan baku, proses pengolahan, standar penyajian, hingga kebersihan dapur dan sanitasi lingkungan. Selain itu, dilakukan pula pengawasan terhadap proses pendistribusian agar jumlah porsi sesuai dengan data penerima manfaat serta disalurkan tepat waktu ke sekolah-sekolah yang telah ditentukan.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa seluruh SPPG yang telah beroperasi di wilayah Kecamatan Gianyar berjalan dengan baik dan tertib. Proses produksi serta pendistribusian makanan bergizi berlangsung lancar, kondisi dapur bersih dan layak, serta tidak ditemukan kendala signifikan yang dapat menghambat jalannya program. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M. menyampaikan *Monitoring dan pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan kegiatan SPPG, mulai dari produksi hingga pendistribusian makanan bergizi, benar-benar berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kualitas makanan, kebersihan dapur, serta ketepatan sasaran penerima manfaat menjadi perhatian utama kami,” ujar Kapolsek Gianyar.
Lebih lanjut Kapolsek Gianyar menegaskan, pihaknya mendorong seluruh pengelola SPPG agar terus menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan koordinasi antar-SPPG yang sudah aktif. “Kami harapkan pengelola tetap konsisten menjaga mutu makanan, kebersihan, dan ketepatan distribusi, serta memperkuat komunikasi dan koordinasi guna meminimalisir potensi permasalahan di kemudian hari, sehingga program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.
( red)

























