UBUD , Surya Indonesia.net – Peristiwa bencana alam berupa pohon tumbang jenis cempaka terjadi di Jalan Raya Payogan, tepatnya di sebelah barat Jembatan Payogan menuju Keliki, Kecamatan Tegalalang, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Pohon berukuran cukup besar tersebut tumbang dan melintang menutup badan jalan, sehingga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Keliki Tegalalang menuju Payogan maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan.
Salah satu saksi di lokasi, I Ketut Wartawa (52), selaku Kawil Banjar Payogan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pohon tiba-tiba roboh saat kondisi cuaca hujan.
Berdasarkan informasi di lapangan, penyebab tumbangnya pohon diduga akibat akar yang sudah lapuk serta kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan selama dua hari terakhir. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan bersama Bhabinsa, berkoordinasi dengan BPBD Gianyar dan dibantu warga sekitar melakukan evakuasi pada pukul 07.30 WITA. Proses penanganan dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin, kemudian memindahkannya ke sisi jalan.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi atas respons cepat personel di lapangan serta partisipasi masyarakat.
“Kami bergerak cepat bersama unsur terkait untuk memastikan akses jalan dapat segera digunakan kembali. Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem. “Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang rawan pohon tumbang, terutama setelah hujan dengan intensitas tinggi. Apabila melihat potensi bahaya, segera laporkan kepada aparat setempat,” tambahnya.
Polsek Ubud memastikan akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana alam di wilayah hukumnya.
( red)

























