Breaking News

Senior Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Dirja, 5 Polisi Lain Masih Ditelusuri

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Selatan, Surya Indonesia.net – Kasus kematian Bripda Dirja Pratama (19) di asrama kini memasuki babak baru. Polda Sulawesi Selatan resmi menetapkan Bripda P sebagai tersangka dugaan penganiayaan, sementara lima anggota lainnya masih didalami keterlibatannya.

Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro menyebut pemeriksaan terhadap lima personel masih berjalan.

“Untuk perkembangan kepada 5 orang lagi saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan di Mapolres Pinrang, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan kelima orang tersebut merupakan sesama anggota dan rekan satu angkatan korban.

“Dari 5 ini adalah anggota semua, ada teman satu angkatan, kami hanya (memeriksa) berkaitan sebagai saksi dan keterlibatannya,” tuturnya.

Kapolda juga membantah informasi yang menyebut korban meninggal karena membenturkan kepalanya sendiri dan menyebut hal itu sebagai upaya mengaburkan fakta.

“Kami juga melihat bahwa hal ini bukan hanya upaya seperti melaporkan bahwa dia membentur-benturkan kepala dan lain sebagainya. Ini kan upaya mengaburkan,” jelas Irjen Djuhandhani.

Ia memastikan penindakan dilakukan berdasarkan bukti.
“Kalau memang orang tidak bersalah, kita tidak boleh menghukum, namun dari berbagai keterangan yang didapat, seperti laporan, dan lain sebagainya, saat ini kita masih melakukan berbagai pendalaman,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bripda Dirja tewas di asrama Polda Sulsel dan diduga dianiaya seniornya. Penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan dan temuan luka lebam pada jenazah korban.

“Kita menetapkan tersangka atas nama P pangkat Bripda yang merupakan senior dari korban,” ujar Irjen Djuhandhani.

“Setelah kita melaksanakan upaya pemeriksaan oleh Biddokkes kita temukan beberapa (jenazah korban) yang lebam, kemudian kita yakini itu adalah penganiayaan,” jelasnya.

( red)

Berita Terkait

Pelarian sepasang pria dan wanita yang diduga terlibat kasus pencurian di kawasan Pasar Genteng akhirnya berakhir.
Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam
Angka Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen Atau Sekitar 497 Kasus
Polisi menetapkan seorang remaja berinisial MAR (17), warga Kecamatan Muncar, sebagai tersangka dalam kasus konvoi membawa senjata tajam
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu
Dua Pelaku Curanmor Lintas Kota Dibekuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap 8 TKP dan Amankan 5 Motor Curian
Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi
Dari Dragon Bertransformasi Jadi Phantom, Polrestabes Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok THM

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:03 WIB

Pelarian sepasang pria dan wanita yang diduga terlibat kasus pencurian di kawasan Pasar Genteng akhirnya berakhir.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:14 WIB

Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:05 WIB

Angka Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen Atau Sekitar 497 Kasus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:52 WIB

Polisi menetapkan seorang remaja berinisial MAR (17), warga Kecamatan Muncar, sebagai tersangka dalam kasus konvoi membawa senjata tajam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:37 WIB

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:19 WIB

Dua Pelaku Curanmor Lintas Kota Dibekuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap 8 TKP dan Amankan 5 Motor Curian

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:56 WIB

Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:34 WIB

Dari Dragon Bertransformasi Jadi Phantom, Polrestabes Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok THM

Berita Terbaru