Jember , suryaindonesia.net,- Pemerintah Desa (Pemdes) Pakusari, Kecamatan Pakusari kabupaten Jember, kini punya pasar sendiri.
Pasar yang diberi nama pasar Lembayung Sepikul diresmikan pada tahun 2025.
Keberadaan pasar itu diharap bisa mensejahterakan masyarakat setempat, selain itu bisa menggerakkan perekonomian di desa.
Selain itu, keberadaan pasar ini memiliki kapasitas sebanyak 92 lapak dan 20 kios.
Tak hanya itu. Mereka akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari. Sementara pasar dibuka sejak sore hari hingga malam hari.
Dilain sisi Kepala Desa (Kades) Pakusari Misjo mengatakan, pasar tersebut menjadi fokus program dalam mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya bagi warga setempat.
“Salah satunya melalui pasar desa untuk mengangkat perekonomian masyarakat/warga desa Pakusari. Pasar tersebut dibangun menggunakan dana desa (DD) tahun 2025. Dan dilakukan beberapa Tahap,”terang Misjo, Minggu (22/2).
Ditempat yang sama. Direktur BUMDes Lembayung Sepikul Pakusari Yunias stefanus ST, mengatakan nantinya para pedagang lapak hanya dikenakan biaya retribusi Rp 5000. Perhari.
“Jadi setiap pedagang hanya bayar 5000 perlapak untuk kebersihan, lampu dan wakernya,”Pungkasnya.( Nono Kartika).

























