BALI – Badung, Surya Indonesia.net – Dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Badung menyelenggarakan kegiatan kerja bakti dan aksi bersih sampah laut bertempat di Shelter Kebencanaan Baruna, Jl. Kuta Art Market, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Asri” (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dimulai dengan apel bersama dan dipimpin langsung oleh Bupati Badung, Bapak I Wayan Adi Arnawa, S.H., didampingi Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., dengan jumlah peserta mencapai sekitar 500 orang. Minggu, (22/02/2026)
Hadir dalam kegiatan sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Badung, Dandim 1611/Badung, Kajari Badung, Kapolresta yang diwakili Kapolsek Kuta, Kapolres Badung yang diwakili Wakapolres Badung, Danramil 03 Kuta, Camat Kuta, Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Kuta, pejabat lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, pimpinan instansi vertikal, Ketua Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, serta peserta dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, dan pelajar dari Kecamatan Kuta.
Peringatan HPSN bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah tahun 2005 agar tidak terulang kembali. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengedukasi perubahan paradigma pengelolaan sampah dari konvensional “Kumpul-Angkut-Buang” menjadi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta menerapkan konsep Ekonomi Sirkuler.
Selain itu, digelar sosialisasi Gerakan Nasional “Indonesia ASLI” (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Tujuan gerakan ini adalah menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Bupati Badung juga memberikan instruksi kepada seluruh elemen pemerintah daerah “untuk memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat desa dan kelurahan, serta menegakkan hukum bagi pelanggar norma pengelolaan lingkungan,” pungkas Bupati Badung.
Setelah apel dan sambutan, dilakukan aksi lapangan (korve) di mana Bupati Badung bersama unsur Forkopimda memimpin langsung membersihkan sampah laut di sepanjang pesisir pantai sebagai upaya nyata mitigasi sampah plastik dan sampah kiriman. Kegiatan ini didukung dengan peralatan yang memadai, antara lain 4 unit loder, alat pembersih seperti argo dan sapu, karung sampah, serta mobil dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Badung.
Dalam kegiatan HPSN 2026 di Kabupaten Badung, Dandim 1611/Badung mengungkapkan bahwa “ini merupakan implementasi strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir yang menjadi aset vital sektor pariwisata,” ujar Dandim di sela kegiatan.
Kendati demikian, sambutan dari Menteri Lingkungan Hidup yang dibacakan menunjukkan komitmen Kabupaten Badung untuk beralih ke sistem pengelolaan sampah berbasis sumber (hulu), bukan lagi hanya bergantung pada TPA (hilir). Diperlukan konsistensi pengawasan terhadap fasilitas pengolahan sampah di tingkat kecamatan dan desa agar gerakan “Indonesia ASLI” dapat terealisasi secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Badung.
( red)

























