Aceh Singkil, Surya Indonesia.net – Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) mendesak Bupati Aceh Singkil untuk segera mengevaluasi kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil.
Sekretaris Jenderal AMPAS, Budi Harjo, menilai kepemimpinan Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan saat ini belum menunjukkan langkah konkret dalam membenahi berbagai persoalan pendidikan di daerah tersebut. Mulai dari tata kelola anggaran, transparansi program, hingga pemerataan kualitas pendidikan dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.
“Pendidikan adalah sektor strategis yang menyangkut masa depan generasi Aceh Singkil. Jika ada indikasi lemahnya manajemen, kurangnya transparansi, atau program yang tidak tepat sasaran, maka Bupati wajib turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Budi Harjo.
AMPAS juga menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pendidikan, termasuk program-program bantuan yang bersumber dari APBK maupun dana pusat. Menurut AMPAS, publik berhak mengetahui sejauh mana efektivitas dan dampak kebijakan yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain itu, AMPAS meminta agar evaluasi tidak sekadar formalitas administratif, melainkan benar-benar berbasis pada capaian kinerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta responsivitas terhadap keluhan tenaga pendidik dan masyarakat.
“Jika memang tidak mampu menjalankan tugas secara maksimal, maka Bupati harus berani mengambil langkah tegas demi perbaikan dunia pendidikan di Aceh Singkil,” tambahnya.
AMPAS menegaskan akan terus mengawal isu ini dan mendorong transparansi serta reformasi tata kelola pendidikan demi kepentingan pelajar dan masa depan daerah. (JAMAR)

























