Breaking News

Bio Fighter dari su reco Urai Sampah Organik Jadi Kompos Tanpa Bau

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BADUNG, Surya Indonesia.net – su reco (Sustainable & Resilience Co) menggelar workshop bertajuk “Regenerative Pathways for Sustainable Change: Waste, Agroforestry, and Bioeconomy Nexus” pada Rabu (18/2/2026) di Pererenan, Bali. Kegiatan ini dihadiri perwakilan DLHK Badung, aktivis lingkungan, akademisi, dan pengelola sampah.

Perusahaan berbasis Bali yang didirikan Prof. Dr. Takama asal Jepang ini fokus pada agroforestry, energi terbarukan, dan adaptasi iklim. Salah satu inovasinya adalah Bio Fighter, gas cair berteknologi EPN yang mampu melepaskan mikroorganisme secara massal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bio Fighter dapat mengurai sampah organik menjadi kompos dalam waktu sekitar dua bulan tanpa menimbulkan bau maupun lalat. Selain itu, produk ini juga diklaim aman bagi tanaman dan mampu mengurangi penggunaan bahan kimia. Satu liter Bio Fighter disebut dapat mengolah hingga satu ton sampah organik.

Ketua BUMDes dan Lembaga Pengelola Hutan Desa Wanagiri, I Made Darsana, menyambut baik inovasi ini karena desanya menjadi sumber air bagi tujuh desa lain sehingga praktik pertanian harus organik agar tidak mencemari sumber air.

Bio Fighter kini telah digunakan selama setahun di TPST dan PDU Mengwi Tani, Badung. Dari total sampah yang masuk, sekitar 20 persen diolah menjadi kompos dengan kapasitas produksi mencapai 17 ton per hari.

(Irn)

Berita Terkait

Cegah Kemacetan Pasar Beduk, Sat Lantas Lampura Turun Langsung
Patroli Kota Presisi Sambangi Pemukiman Warga Muslim di Buruan, Pastikan Ibadah Puasa Berjalan Aman
Peduli Warga Yang Sakit Sebagai Wujud Kepedulian, Kapolsek Ubud Sambangi Warga Masyarakat
Jumat Curhat, Polres Gianyar Serap Aspirasi Umat Konghucu di Klenteng Cong Po Kong Bio
Bhabinkamtibmas Medahan Amankan Giat Mepaed Rangkaian Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Medahan
Razia Lapas Bojonegoro Dinilai Janggal, Tak Ada Tes Urine di Tengah Isu Narkotika
AMPAS Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan dan Potensi Kerugian Negara dalam Pengadaan Sapi Meugang Banpres di (ACEH)
Buka RAT Primkoppol Staf Polda Bali, Ini Penyampaian Wakapolda Bali

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:03 WIB

Cegah Kemacetan Pasar Beduk, Sat Lantas Lampura Turun Langsung

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:10 WIB

Patroli Kota Presisi Sambangi Pemukiman Warga Muslim di Buruan, Pastikan Ibadah Puasa Berjalan Aman

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:08 WIB

Peduli Warga Yang Sakit Sebagai Wujud Kepedulian, Kapolsek Ubud Sambangi Warga Masyarakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:06 WIB

Jumat Curhat, Polres Gianyar Serap Aspirasi Umat Konghucu di Klenteng Cong Po Kong Bio

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:05 WIB

Bhabinkamtibmas Medahan Amankan Giat Mepaed Rangkaian Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Medahan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:00 WIB

AMPAS Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan dan Potensi Kerugian Negara dalam Pengadaan Sapi Meugang Banpres di (ACEH)

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:58 WIB

Buka RAT Primkoppol Staf Polda Bali, Ini Penyampaian Wakapolda Bali

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:56 WIB

Polres Bandara Ngurah Rai Sambangi Driver Ojek, Ajak Jaga Ketertiban dan Kamtibmas

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Cegah Kemacetan Pasar Beduk, Sat Lantas Lampura Turun Langsung

Jumat, 20 Feb 2026 - 23:03 WIB