Tabanan, Surya Indonesia. Net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan tes urine acak bagi petugas dan Warga Binaan di Klinik Lapas Tabanan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan di bulan Ramadhan, Jumat (20/02). Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan Lapas Tabanan terjaga selama bulan suci.
Petugas dan Warga Binaan yang dipilih secara acak mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh tim medis Lapas Tabanan. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika serta memastikan situasi tetap kondusif.
Kepala Lapas Tabanan dalam keterangannya menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan tidak serta merta mengendurkan kewaspadaan jajaran Lapas terhadap potensi gangguan kamtib.
“Meskipun saat ini berada di bulan Ramadhan, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan sehingga situasi Lapas tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Salah satu bentuk nyata pengawasan yang kami laksanakan yaitu melalui pelaksanaan tes urine secara berkala baik bagi petugas maupun Warga Binaan,” tegas Prawira.
Sementara itu, Kepala Subseksi Keamanan, Agung Adiwiguna, menjelaskan bahwa petugas dan Warga Binaan yang dijadikan sampel telah menjalani pemeriksaan. “Tes urine kami laksanakan kepada 5 orang petugas dan 10 orang Warga Binaan yang dipilih secara acak. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, petugas serta Warga binaan yang dites urine hasilnya semua negatif,” jelasnya.
Melalui kegiatan tes urine ini, Lapas Tabanan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan.
( red)

























