Bali, Surya Indonesia.net – Dengan berangsur stabilnya harga beberapa kebutuhan pokok dari 14 bahan kebutuhan pokok penting (Bapoting) di Wilayah Denpasar, mulai dapat dirasakan oleh masyarakat. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kinerja Satgas Saber Pangan Polda Bali saat hadir dan menginspeksi harga kepada penjual dan distributor di Denpasar.
Sehingga, guna menjaga stabilitasnya harga 14 bapoting dan memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berkelanjutan, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan Polri, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, dan Distributor, serta ritail moderen di wilayah Denpasar, Selasa (17/2/2026).
Satgas Saber Pangan Ditreskrimsus Polda Bali bersama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Bulog yang tergabung dalam yang tergabung dalam Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Bali, melaksanakan sidak pasar kepada penjual dan distributor.
Pada sidak kali ini, dilaksanakan pada Toko Sari Muncul, Toko Daging Potong Ayam UD. Dewi Unggas, Toko Rayen yang berlokasi di Pasar Kreneng, Distributor CV. Sumber Pangan Jalan Raya Buluh Indah, serta retail modern Supermarket Bintang Jalan Hayam Wuruk, Denpasar.
Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian harga jual pada 14 Bapoting di lapangan dengan HET yang ditetapkan pemerintah, serta ketersediaan stok di gudang. Hal ini dilaksanakan yang dimana tujuan utama Satgas Pangan adalah memastikan masyarakat memperoleh 14 Bapoting dengan harga wajar dan stok tetap aman.
Dari hasil sidak tersebut, sebagian besar bahan dari 14 Bapoting yang dijual untuk masyarakat tidak melebihi HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan oleh Pemerintah. Salah satu yang sangat nampak penurunan ada pada harga telur ayam yang sebelumnya 32.000/lusin, kini telah menjual jauh dibawah HET yakni dengan harga 28.000/lusin (HET 30.000/lusin).
Kegiatan ini akan terus dilaksanakan oleh Satgas Saber Pangan Provinsi Bali. Hal ini untuk memastikan pemantauan harga dan ketersediaan pangan akan terus terjaga.
Selain itu, hal ini juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, yang menjamin ketersediaan pangan untuk masyarakat. Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan situasi pasar yang kondusif pada hari besar keagamaan (HBK) seperti Hari Raya Tahun Baru Imlek serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
( red)

























