
Denpasar, Surya Indonesia.net — Sekretaris Daerah (Sekda) Sumba Barat, Yeremia Ndapadoda, S.Sos., menghadiri kegiatan temu kangen dan silaturahmi bersama Keluarga Besar Ikatan Keluarga Tanarighu (IKTR) di Bali.
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Hotel Amaris, Denpasar, Kamis 12 Februari 2026 ini dihadiri oleh pengurus, anggota, mahasiswa, serta para senior IKTR yang telah lama menetap dan bekerja di Pulau Bali.
Kedatangan Sekda Sumba Barat sekitar pukul 19.30 WITA disambut hangat dengan pekik khas adat Sumba Barat. Acara dibuka oleh Ketua IKTR Bali, Yosua Umbu Kaleka, dilanjutkan doa bersama dan penyampaian firman yang menambah suasana kekeluargaan dalam pertemuan tersebut.
IKTR (Ikatan Keluarga Tanarighu) merupakan organisasi diaspora masyarakat asal Sumba Barat di Bali. Susunan kepengurusan IKTR Bali terdiri dari Ketua Yosua Umbu Kaleka, Wakil Ketua Andy Lende, Bendahara Maria Wini Malipa, dan Sekretaris Rofin Rowa.
Dalam sambutannya, Sekda Sumba Barat menyampaikan sejumlah pesan kepada warga Sumba Barat yang merantau di Bali. Ia mengimbau seluruh anggota IKTR untuk menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya masyarakat Bali serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati adat dan budaya daerah tempat kita merantau agar dapat berbaur dengan baik dan menghindari gesekan yang merugikan,” tegasnya.
Selain itu, Sekda juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan spiritual bagi generasi muda sebelum merantau, agar tujuan meraih pendidikan, pekerjaan, dan usaha dapat tercapai serta membanggakan keluarga di kampung halaman.
” Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, kata dia, juga berkomitmen mendukung kebutuhan pendidikan mahasiswa melalui koordinasi dengan pengurus IKTR,” ujarnya.
Ia turut menekankan pentingnya koordinasi internal organisasi dalam menghadapi situasi darurat, seperti anggota yang sakit atau meninggal dunia, agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat, termasuk proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.
Sekda menyebut kondisi hubungan dengan masyarakat Bali saat ini sudah kondusif dan diharapkan dapat terus dijaga. Ia juga menyampaikan telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar masyarakat Sumba Barat di Bali dapat belajar, bekerja, dan berusaha dengan baik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta antusias menyampaikan pertanyaan dan aspirasi terkait berbagai kendala serta harapan selama merantau. Sekda Sumba Barat menjawab langsung pertanyaan-pertanyaan tersebut hingga acara berakhir sekitar pukul 22.00 WITA.
Kegiatan silaturahmi dan temu kangen ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Diharapkan, di bawah kepemimpinan pengurus IKTR Bali, masyarakat Sumba Barat yang berada di perantauan semakin kompak, solid, serta berkontribusi menjaga keamanan dan kenyamanan Bali sebagai rumah kedua bagi diaspora Sumba.
(Irn)

























