
Bali , Surya Indonesia.net – Dalam rangkaian peringatan HUT ke-51 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), organisasi ini menegaskan komitmennya untuk mendorong para anggota agar mampu “naik kelas” di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi.
Dalam kegiatan tersebut, IWAPI menyampaikan bahwa target utama acara ini adalah meningkatkan kapasitas dan daya saing para anggota, terutama pelaku UMKM perempuan. Di era persaingan yang semakin kompetitif, para anggota didorong untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kalau kita mau naik kelas, kita harus terus belajar. Tantangan terbesar kita saat ini adalah digitalisasi,” ujar Komang Dyah Setuti,S.Sn.,M.I.Kom selaku Ketua IWAPI Provinsi Bali.
Digitalisasi dinilai menjadi tantangan serius, terutama bagi sebagian anggota yang sudah berusia lanjut dan masih mengalami kendala dalam penguasaan teknologi. Namun demikian, IWAPI melihat hal ini sebagai peluang untuk membangun kolaborasi lintas generasi.
Sejumlah anggota muda yang dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung proses transformasi digital di tubuh organisasi. Karena itu, IWAPI juga menargetkan adanya regenerasi dengan merekrut lebih banyak perempuan muda untuk bergabung sebagai anggota.
“Kita harus membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung. Regenerasi penting agar organisasi tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” lanjutnya.
Melalui momentum 51 tahun IWAPI, organisasi ini berharap seluruh anggota tetap solid, terus meningkatkan kapasitas diri, serta mampu bersaing di pasar. Penguatan UMKM perempuan dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.
IWAPI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pembelajaran, penguatan jejaring, dan pengembangan usaha bagi perempuan Indonesia agar semakin mandiri dan berdaya saing.
(Irn)

























