
GIANYAR, Surya Indonesia.net – Dalam upaya mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Kemenimipas), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gianyar menjalin sinergi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Gianyar guna menghadirkan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan yang putus sekolah, (11/2)
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Rutan Gianyar dalam memberikan pembinaan yang komprehensif, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui akses pendidikan yang layak. Program pendidikan kesetaraan tersebut meliputi Paket A, Paket B, dan Paket C yang disesuaikan dengan kebutuhan serta latar belakang pendidikan warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program akselerasi pembinaan yang dicanangkan Kemenimipas, khususnya pada bidang pendidikan dan reintegrasi sosial.
“Pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan. Melalui kerja sama dengan SPNF SKB Kabupaten Gianyar, kami berharap warga binaan yang sebelumnya putus sekolah dapat melanjutkan pendidikan sehingga memiliki bekal yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pihak SPNF SKB Kabupaten Gianyar juga menyambut baik sinergi tersebut sebagai bentuk perluasan akses pendidikan nonformal yang inklusif. Para tutor akan memberikan pembelajaran secara terstruktur di dalam rutan dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan pemasyarakatan.
Melalui program ini, Rutan Gianyar berharap dapat menciptakan perubahan positif bagi warga binaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka peluang yang lebih luas dalam proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana.
(Irn)

























