Breaking News

Dana Reses Diduga Dipotong, Konsumsi Fiktif Lolos di Meja Sekwan

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya , Surya Indonesia.net – Dugaan penyimpangan anggaran reses DPRD Kota Surabaya kembali mencuat dan kali ini sorotan tajam mengarah langsung ke Sekretaris DPRD (Sekwan). Sebab, seluruh alur administrasi reses mulai dari penganggaran, pemotongan, verifikasi, hingga pencairan berada di bawah kendali Sekretariat DPRD.

Masalah bermula dari anggaran konsumsi reses yang secara aturan wajib dibelanjakan melalui UMKM berizin. Dalam laporan pertanggungjawaban, tercantum pengadaan sekitar 250 paket nasi, lengkap dengan stempel UMKM. Namun fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya: nasi tersebut tidak pernah ada dan tidak pernah dibeli.

Ironisnya, laporan tetap dinyatakan lengkap dan sah secara administrasi. Ini menimbulkan pertanyaan mendasar: bagaimana mungkin pengadaan fiktif bisa lolos tanpa sepengetahuan atau peran Sekretariat DPRD Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti di situ, sumber internal juga mengungkap adanya indikasi pemotongan dana reses sebelum kegiatan dilaksanakan. Pemotongan tersebut diduga terjadi di level administrasi, bukan di lapangan, sehingga kuat dugaan melibatkan pihak yang memiliki kewenangan langsung atas pengelolaan anggaran, yakni Sekwan.

“Anggaran reses sudah dipotong di awal dan konsumsi hanya dihadirkan dalam bentuk laporan fiktif, maka pola ini menunjukkan adanya rekayasa sistematis. Bukan lagi soal kelalaian, melainkan pembiaran yang disengaja,” ujar sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Nama UMKM pun ikut terseret. Stempel usaha digunakan dalam laporan, sementara pelaku UMKM mengaku tidak pernah menerima pesanan. Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai UMKM yang dijadikan tameng administrasi.

Dalam sistem keuangan daerah, Sekwan adalah gerbang terakhir. Tanpa verifikasi dan persetujuan Sekretariat DPRD, dokumen reses tidak mungkin bisa dicairkan. Karena itu, dalih tidak tahu justru memperkuat dugaan lemahnya pengawasan atau adanya pembiaran yang terstruktur.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menegaskan bahwa Sekwan tidak bisa berlindung di balik alasan administratif.

“Kalau nasi 250 paket tidak pernah ada, tapi laporannya lolos, itu bukan salah teknis. Itu indikasi pembiaran. Sekwan adalah kunci administrasi reses, jadi mustahil tidak tahu,” tegas Baihaki.

Ia menyebut, dugaan pemotongan dana reses dan konsumsi fiktif adalah bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat.

“Reses dibiayai APBD. Kalau dananya dipotong, lalu konsumsi hanya ada di atas kertas, itu jelas merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan publik,” ujarnya.

“UMKM dijadikan stempel hidup. Ini kejahatan administrasi. Sekwan harus bertanggung jawab secara institusional, bukan cuci tangan,” lanjutnya.

Baihaki menegaskan AMI akan mendorong audit dan membuka opsi pelaporan ke aparat penegak hukum.

“Kami akan segera membuat laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk segera menelusuri permasalahan dana reses, jika ditemukan unsur pidana, proses hukum harus jalan. Jangan biarkan Sekretariat DPRD Kota Surabaya menjadi pabrik dokumen fiktif,” pungkasnya.

( red)

Berita Terkait

Serma Budi Muhtar Turut Bantu Petugas Damkar Padamkan Api di Gudang Kayu, Jalan Taman Pancing Timur
Dengan Sigap Babinsa Pemogan Bantu Atasi Kebakaran Gudang Kayu di Jalan Taman Pancing Timur
Tinjau Langsung Prosedur Operasional, Dandim Badung Dukung Penuh Pengelolaan Sampah TPA Suwung
Perkuat Sinergitas, Dandim Badung Ikut Awasi Pemeriksaan Ketat Truk Sampah di TPA Suwung Dalam Kunker Kementerian LH
Harmoni Tas Ketak Lombok: Sentuhan Tradisi, Inovasi dan Elegansi dalam Kriya Nusantara
Butiran Cahaya dari Lombok: Mutiara NTB yang Mendunia dan Menginspirasi
Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana
Polsek Mengwi Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Jalur Pererenan, Wujudkan Kelancaran dan Kenyamanan Pengguna Jalan  

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:58 WIB

Serma Budi Muhtar Turut Bantu Petugas Damkar Padamkan Api di Gudang Kayu, Jalan Taman Pancing Timur

Rabu, 8 April 2026 - 15:55 WIB

Dengan Sigap Babinsa Pemogan Bantu Atasi Kebakaran Gudang Kayu di Jalan Taman Pancing Timur

Rabu, 8 April 2026 - 15:52 WIB

Tinjau Langsung Prosedur Operasional, Dandim Badung Dukung Penuh Pengelolaan Sampah TPA Suwung

Rabu, 8 April 2026 - 15:50 WIB

Perkuat Sinergitas, Dandim Badung Ikut Awasi Pemeriksaan Ketat Truk Sampah di TPA Suwung Dalam Kunker Kementerian LH

Rabu, 8 April 2026 - 15:45 WIB

Butiran Cahaya dari Lombok: Mutiara NTB yang Mendunia dan Menginspirasi

Rabu, 8 April 2026 - 15:39 WIB

Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana

Rabu, 8 April 2026 - 15:02 WIB

Polsek Mengwi Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Jalur Pererenan, Wujudkan Kelancaran dan Kenyamanan Pengguna Jalan  

Rabu, 8 April 2026 - 15:01 WIB

Kapolsek Mengwi Laksanakan Sosialisasi Bersama Pengusaha Rental, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas  

Berita Terbaru