Suryaindonesia.net
Bitung – Para pedagang di Kompleks Kanopi Kota Bitung menggelar rapat koordinasi untuk membahas kelanjutan pembangunan lapak usaha yang hingga kini belum sepenuhnya direalisasikan oleh Pemerintah Kota Bitung. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu malam sekitar pukul 21.30 WITA di kawasan kompleks perdagangan dan dihadiri sejumlah perwakilan pedagang.
Rapat ini menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait ketersediaan fasilitas tempat usaha. Para pedagang menyoroti rencana pemerintah daerah yang sebelumnya menjanjikan pembangunan sekitar 60 unit lapak guna menunjang penataan kawasan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Namun, dari jumlah tersebut, masih terdapat 36 unit lapak yang belum dibangun. Saat ini, secara fisik baru tersedia sekitar 24 unit lapak. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada pemerataan tempat berjualan, sehingga sebagian pedagang belum memperoleh fasilitas yang layak.

Dalam rapat koordinasi, para pedagang sepakat bahwa penempatan lapak harus mengedepankan asas keadilan. Mereka meminta agar sisa pembangunan 36 unit lapak diselesaikan terlebih dahulu sebelum seluruh pedagang menempati lokasi secara menyeluruh.
Salah satu pedagang, Zulfikar Pakaya, menyatakan bahwa para pedagang hanya menginginkan kejelasan dan kepastian atas realisasi janji pemerintah. Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang memadai sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman.
“Harapan kami pemerintah segera menuntaskan pembangunan sesuai komitmen awal, sehingga semua pedagang mendapatkan hak yang sama,” ujarnya.

Selain membahas pembangunan fisik, pertemuan tersebut juga diisi dengan pendataan ulang nama-nama pedagang yang telah menempati lapak yang tersedia. Pendataan dilakukan untuk memastikan proses penempatan berjalan adil, transparan, serta menghindari potensi kesalahpahaman antar pedagang.
Para pedagang kanopi juga sepakat untuk menempati lapak secara bersamaan setelah seluruh fasilitas tersedia. Jumlah lapak yang akan digunakan nantinya menyesuaikan hasil kesepakatan antara Wali Kota dan pedagang, yakni sekitar 60 unit.
Melalui rapat tersebut, para pedagang berharap komunikasi dengan Pemerintah Kota Bitung terus terjalin dengan baik, sehingga proses pembangunan dan penataan Kompleks Kanopi dapat segera diselesaikan. Mereka optimistis penataan yang merata akan menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih teratur, nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
{ RED }

























