Tabanan, Surya Indonesia.net – Suasana haru menyelimuti Aula Candra Prabhawa Lapas Kelas IIB Tabanan saat keluarga besar Lapas Tabanan melepas salah satu pegawai terbaiknya dalamnya kegiatan pelepasan pegawai Purna Bakti, Selasa (03/02). Pada momen tersebut, Wayan Sadiasa secara resmi menutup masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara setelah bertahun-tahun mengabdikan diri dengan penuh loyalitas dan tanggung jawab.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran petugas Lapas Tabanan, Calon Aparatur Sipil Negara, serta peserta magang. Sosok Wayan Sadiasa yang terakhir menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan dikenal sebagai pribadi sederhana, ulet, dan konsisten dalam bekerja. Selama bertugas, ia meninggalkan jejak keteladanan serta kenangan baik yang membekas di hati rekan-rekan kerjanya.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan oleh Wayan Sadiasa.
“Menutup masa pengabdian tanpa meninggalkan catatan negatif adalah sebuah prestasi dan kebanggaan. Pak Wayan telah membuktikan bahwa integritas, tanggung jawab, dan loyalitas adalah fondasi utama seorang abdi negara. Atas nama seluruh jajaran, saya mengucapkan selamat memasuki masa Purna Bakti,” ungkap Prawira.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rohkman, yang mengaku banyak belajar dari sosok Wayan Sadiasa. “Beliau adalah figur yang patut diteladani. Ketekunan, kedisiplinan, dan etos kerja Pak Wayan menjadi pelajaran berharga bagi kami, khususnya bagi generasi muda di Lapas Tabanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wayan Sadiasa menyampaikan pesan perpisahan yang sarat emosi. Ia mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan selama menjalankan tugas, serta memohon maaf apabila selama mengabdi terdapat kekhilafan.
“Jika selama saya bertugas ada perkataan atau perbuatan yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Lapas Tabanan sudah menjadi bagian dari hidup saya. Semoga silaturahmi ini tidak pernah terputus dan Lapas Tabanan semakin maju serta berprestasi ke depannya,” tutur Wayan.
Melalui kegiatan pelepasan pegawai Purna Bakti ini diharapkan nilai pengabdian, keteladanan, dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan oleh Wayan Sadiasa dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Lapas Tabanan dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada negara.
( red)

























