Breaking News

Pengerjaan proyek di atas tebing dekat kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, viral

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuta selatan, Surya Indonesia.net – Pengerjaan proyek di atas tebing dekat kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, viral di media sosial. Dalam beberapa video yang beredar, terlihat sejumlah alat berat jenis excavator beroperasi di atas tebing tersebut. Proyek ini dikhawatirkan berdampak pada dua goa alami yang berada tepat di bawah lokasi pengerjaan.

Seorang Social and Environmental Activist, Piter Panjaitan, turut menanggapi aktivitas proyek tersebut. Dia mempertanyakan adanya pengeboran skala industri yang dilakukan di area tebing Pantai Suluban.

Padahal, di bawah lokasi proyek terdapat dua goa alami yang berpotensi terdampak langsung akibat aktivitas berat di atasnya. Selain itu, dia juga menyoroti desain bangunan yang diunggah di akun media sosial pihak proyek, yang terlihat berdiri sangat dekat dengan bibir tebing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada dua gua alami tepat di bawahnya. Dari desain yang dibagikan, bangunan itu berdiri di tepi tebing dan kita semua tahu itu tidak aman,” ujarnya, Selasa (27/1) siang.

Tak hanya aktivitas pengeboran, Piter juga menyoroti banyaknya pohon yang telah ditebang di kawasan tersebut. Menurutnya, pohon dan vegetasi memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan dan kestabilan tebing. Akar-akar pohon sebelumnya berfungsi menahan air dan menstabilkan tebing.

“Tanpa itu, air hujan akan langsung masuk ke dalam gua, mengalir ke sungai dan ke laut. Lokasi ini hanya sekitar 50 meter di atas permukaan laut. Dengan hujan deras, risikonya sangat nyata, erosi, tebing tidak stabil, banjir, dan kerusakan ekosistem laut,” bebernya.

Sementara itu, secara terpisah, Anggota DPRD Badung, I Made Tomy Martana Putra, mengaku mengetahui adanya proyek tersebut setelah menerima informasi dari warga. Saat itu, dia kebetulan sedang berada di sekitar lokasi proyek.

Menurut Tomy, warga setempat menilai proyek tersebut cukup berbahaya. Pasalnya, kawasan Pantai Suluban merupakan ruang hidup sekaligus sumber mata pencaharian masyarakat lokal.

“Yang nanti terdampak kan warga lokal di sana, yang kesehariannya berkecimpung dan mencari nafkah di kawasan itu,” katanya.

Politisi Golkar asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan ini melanjutkan, dari informasi yang diterimanya, proyek tersebut rencananya akan digunakan sebagai wedding chapel. Namun, Tomy mempertanyakan kelengkapan perizinan serta kajian teknis proyek tersebut, mengingat di bawah lokasi terdapat goa alami dan kawasan pantai yang biasa digunakan untuk surfing.

“Yang menjadi tanda tanya, izinnya sudah ada atau belum. Di bawahnya ada goa, pantai itu juga biasa dipakai surfing. Apakah sudah ada kajian geologinya? Kalau ngebor tebing, apakah tidak mengganggu aktivitas dan kondisi di lokasi,” tegasnya.

( red)

Berita Terkait

Pulihkan Pasca-Banjir Bandang, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bersihkan Sungai di Agam
Kunjungan Ke Media Bid Humas Berharap Tingkatkan Sinergitas
Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang
Cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali dalam beberapa hari terakhir mulai memukul ekonomi nelayan
Kodam IX/Udayana Gandeng PMI Bali Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-80 Persit KCK Tahun 2026
Sinergi Polsek Densel Tertibkan Parkir Liar di Jalan Danau Tamblingan Sanur
Respon Cepat Polisi Tindaklanjuti Laporan WNA Kehilangan Handphone
Unit Lalu Lintas Polsek Dentim Sigap Atur Arus, Antisipasi Kemacetan Akibat Truk Pecah Ban di Simpang Waribang

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:59 WIB

Pulihkan Pasca-Banjir Bandang, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bersihkan Sungai di Agam

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:56 WIB

Kunjungan Ke Media Bid Humas Berharap Tingkatkan Sinergitas

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:51 WIB

Cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali dalam beberapa hari terakhir mulai memukul ekonomi nelayan

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:48 WIB

Kodam IX/Udayana Gandeng PMI Bali Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-80 Persit KCK Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:02 WIB

Respon Cepat Polisi Tindaklanjuti Laporan WNA Kehilangan Handphone

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:00 WIB

Unit Lalu Lintas Polsek Dentim Sigap Atur Arus, Antisipasi Kemacetan Akibat Truk Pecah Ban di Simpang Waribang

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:58 WIB

Sambangi Tokoh Agama, Unit Binmas Polsek Dentim Serahkan Karpet dan Sejadah di Mushola Alhikmah

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Kunjungan Ke Media Bid Humas Berharap Tingkatkan Sinergitas

Rabu, 28 Jan 2026 - 13:56 WIB

Serba-Serbi

Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang

Rabu, 28 Jan 2026 - 13:53 WIB