Breaking News

Panen Raya Padi di Telang, Wamen Viva Yoga: Kawasan Transmigrasi Berkontribusi Menjadi Lumbung Pangan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten Banyuasin yang telah meraih Satya Lencana Wirakarya Pembangunan Pertanian Tahun 2026 yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat Panen Raya di Karawang”, ujar Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi. “Ini suatu prestasi yang luar biasa”, tambahnya.

Ungkapan demikian disampaikan Viva Yoga saat memberi sambutan pada acara ‘Panen Raya Padi’ di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, 22/1/2026. Panen raya yang digelar di Kawasan Transmigrasi Telang itu juga dihadiri oleh Bupati Banyuasin Askolani dan Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Inf. Handoyo Yudi Prasetyo.

Kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Selatan itu mampu meraih penghargaan di bidang pertanian karena pada tahun 2025 mampu memproduksi gabah kering 1,2 juta ton. Hasil panen itu didapat dari lahan seluas 189.000 Ha. Dari lahan seluas itu 70 persennya berada di kawasan transmigrasi. Di Muara Telang sendiri ada sawah seluas 22.000 Ha hingga 26.000 Ha. Di Desa Telang Rejo ada 1600 Ha. Dalam setahun mereka bisa melakukan panen sebanyak dua hingga tiga kali dengan produksi 7 ton hingga 8 ton/Ha. Panen raya dilakukan di Muara Telang sebab kecamatan ini merupakan produsen beras terbesar di Banyuasin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai produsen beras terbesar seperti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Viva Yoga menyebut di Banyuasin ada perubahan yang sangat besar dalam pembangunan. “Dengan kerja keras, konsolidasi, dan kekompakan Bapak Bupati dan Aparat lainnya menjadikan Banyuasin sebagai produsen beras dan lumbung pangan  nasional nomer satu di Indonesia”, ujarnya.

Prestasi ini menurut Viva Yoga perlu dipertahankan. “Untuk mempertahankan sebagai lumbung pangan nasional maka hari ini Saya datang ke sini”, ujar mantan Anggota Komisi IV DPR dua periode itu.

Menjadikan kawasan transmigrasi sebagai lumbung pangan atau sentra tanaman pangan menurutnya merupakan amanat dari Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita. “Dari Telang inilah membuktikan kawasan transmigrasi mampu menjadi sentra tanaman pangan atau lumbung pangan nasional”, tuturnya.

Membangun kawasan transmigrasi seperti Telang menurutnya perlu kerja keras, kesabaran, dan ketelatenan. Transmigran yang datang dari luar, awalnya menempati kawasan hutan yang tak berpenghuni, sunyi, sepi, dan jauh dari keramaian kota. Untuk mencapai tujuan lokasi penempatan pun mereka harus melalui Sungai Musi sebagai salah satu sungai terbesar di Indonesia. Mereka gigih menanam padi yang lahannya awalnya berupa rawa.

Kegigihan dalam menjalani perjalanan hidup sebagai transmigran mampu mengubah nasib hidup mereka. Dengan reforma agraria yang memberikan tanah seluas satu hingga dua Ha, mereka menjadikan lahan sebagai sumber kehidupan yang mensejahterakan.  “Di Telang Saya yakin pasti ada perubahan pendapatan menjadi lebih baik”, ujar pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu.

Menjadi sejahtera lewat transmigrasi dibenarkan oleh Sukarman. Diceritakan pada usia 10 tahun, ayahnya bersama 79 kepala keluarga lainnya, tahun 1979, menjadi transmigran ditempatkan di Telang. Kali pertama di sana, kawasan itu disebut sebagai hutan belantara. Namun berkat kegigihan orangtuanya yang berasal dari Blitar, Jawa Timur, menggarap lahan, hidup keluarganya berubah. “Orangtua saya dulu diberi lahan seluas 2 Ha”, ujarnya.

Saat ini Sukarman sebagai generasi kedua. Dirinya mengucapkan allhamdulillah hidupnya menjadi sejahtera, “banyak transmigran yang juga buka usaha lainnya”, ungkapnya. Sebagai transmigran, ia mempunyai tiga anak. Tiga anak itu dua berada di di Yogyakarta, satunya di Banyuwangi, Jawa Timur. “Anak saya yang pertama dulu kuliah di Universitas Sriwijawa, selanjutnya melanjutkan S2 dan S3 di Universitas Negeri Yogyakarta”, ujarnya. Anak kedua menjadi pengajar di Pondok Pesantren Darussalam di Banyuwangi dan yang ketiga berada di salah satu pondok pesantren di Yogyakarta. Semua berkat keuletan menjadi transmigran”, ujarnya saat juga ikut dalam acara panen raya itu.

Dalam kunjungan itu, Viva Yoga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta. Bantuan itu ditujukan untuk pengembangan kelembagaan koperasi desa produsen transmigrasi.

Berita Terkait

Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod
Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah
Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta
Gabung Bersama Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Terlibat Aktif Dalam Aksi Bersih Lingkungan di Kawasan Kuta
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
Kebakaran Hanguskan Villa di Sanur, Personil Polsek Densel Lakukan Pengamanan
Personel Polsek Kintamani Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Depan Pura Ulun Danu Batur, Arus Lancar
“Polri Hadir Menjaga Toleransi dan Kekhidmatan Ibadah Jumat Agung”

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:49 WIB

Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod

Jumat, 3 April 2026 - 16:47 WIB

Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah

Jumat, 3 April 2026 - 16:45 WIB

Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta

Jumat, 3 April 2026 - 16:43 WIB

Gabung Bersama Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Terlibat Aktif Dalam Aksi Bersih Lingkungan di Kawasan Kuta

Jumat, 3 April 2026 - 16:40 WIB

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Jumat, 3 April 2026 - 16:02 WIB

Personel Polsek Kintamani Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Depan Pura Ulun Danu Batur, Arus Lancar

Jumat, 3 April 2026 - 15:59 WIB

“Polri Hadir Menjaga Toleransi dan Kekhidmatan Ibadah Jumat Agung”

Jumat, 3 April 2026 - 15:56 WIB

“Monitoring Sembako untuk Menjaga Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Masyarakat”

Berita Terbaru