Tabanan, Surya Indonesia.net – Proses pencarian korban hanyut akibat derasnya arus Sungai/Empelan Jemanik di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, membuahkan hasil. Pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 07.00 Wita, Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma, S.H., M.H., menerima informasi ditemukannya sesosok bayi perempuan yang terdampar di Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Setelah dilakukan koordinasi lintas wilayah, jenazah bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan dan pengecekan oleh pihak keluarga di RS Sanglah memastikan bahwa jenazah bayi tersebut adalah benar an. AUDREY NATANIA BANAFANU, yang sebelumnya dilaporkan hanyut bersama ibunya akibat banjir dan arus sungai. Identifikasi dilakukan berdasarkan ciri fisik yang dikenali langsung oleh saksi-saksi keluarga dan orang terdekat korban. Pihak keluarga menyatakan menerima musibah tersebut dengan ikhlas serta mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah bayi.
Sementara itu, upaya pencarian terhadap korban ibu terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Bali, SAR Polda Bali, Polairud Polres Tabanan, BPBD, PMI, TNI, serta unsur Polri dan masyarakat. Pencarian dibagi ke dalam dua regu yang menyisir aliran sungai dari titik awal hingga muara. Pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 Wita, tim menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan mayat perempuan di aliran Sungai Yeh G, wilayah Banjar Kauripan Kaja, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma, S.H., M.H., mengatakan”Jenazah tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke Rumah Sakit Singgasana Nyitdah Tabanan. Setelah diperlihatkan kepada pihak keluarga, jenazah tersebut diduga kuat merupakan ibu dari bayi yang sebelumnya ditemukan. Pada pukul 15.00 Wita, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan konsolidasi di Setra Adat Kauripan Kaja yang dipimpin langsung Kepala Kantor Basarnas Bali. Dengan ditemukannya kedua korban, proses pencarian dan penyisiran resmi dinyatakan selesai, sementara jenazah bayi dititipkan di RS Sanglah Denpasar dan jenazah ibu di RS Singgasana Nyitdah Tabanan untuk penanganan selanjutnya.
( red)

























