BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Sebuah pohon tumbang menghalangi akses jalan di Jalan Kamboja No. 1, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar. Kejadian ini ditemukan pada pagi hari dan segera mengganggu pergerakan kendaraan serta masyarakat yang melintas di wilayah tersebut. Lokasi kejadian berada di kawasan yang menjadi tanggung jawab Desa Dangri Kangin, membuat pihak keamanan lokal segera merespon. Rabu, (21/01/2026).
Babinsa Desa Dangri Kangin, Kopda Herman Jayadi, bersama dengan Bhabinkamtibmas setempat, langsung melakukan pengecekan lokasi setelah menerima laporan dari warga. Keduanya tiba di Jalan Kamboja No. 1 dalam waktu singkat untuk melakukan aksi atensi dan penanganan awal terhadap kondisi yang terjadi. Tujuan utama dari keberadaan mereka adalah memastikan keselamatan masyarakat serta mengembalikan akses jalan yang normal secepat mungkin.
Tim yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan koordinasi cepat dengan beberapa pihak terkait serta warga sekitar untuk mengatasi masalah pohon tumbang tersebut. Mereka juga melakukan pengaturan lalu lintas sementara agar tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan tambahan. Selama proses penanganan, petugas memberikan informasi kepada masyarakat yang melintas mengenai kondisi jalan dan arah alternatif yang bisa digunakan.
Kegiatan pembersihan serta pembuangan rerumputan pohon yang tumbang telah segera ditangani oleh pihak terkait bersama dengan bantuan beberapa warga sukarela. Proses pembersihan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan tambahan pada fasilitas jalan atau properti sekitar. Seluruh bagian pohon yang menghalangi jalan berhasil dibersihkan dan dipindahkan ke tempat yang aman.
Saat ini akses jalan di Jalan Kamboja No. 1 telah kembali normal dan dapat digunakan dengan lancar oleh masyarakat. Pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berpotensi tumbang di sekitar wilayah jalan raya. Menurutnya, “Langkah pencegahan ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang,” pungkas Kopda Herman.
( red)

























