Breaking News

Diduga Di-PTDH Sepihak Tanpa Peringatan, Karyawan DAMRI Cabang Bandung Tempuh Jalur Hukum

Senin, 19 Januari 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Bandung — Seorang karyawan Perum DAMRI Cabang Bandung berinisial JP (Joko Pitono) diduga mengalami Pemutusan Hubungan Kerja Tidak Dengan Hormat (PTDH) secara sepihak oleh pihak manajemen. Pemutusan kerja tersebut disebut dilakukan tanpa adanya surat peringatan (SP) 1, 2, maupun 3 sebagaimana prosedur ketenagakerjaan.

Menurut keterangan Joko Pitono, persoalan bermula saat dirinya menagih hak upah yang tertunda sejak tahun 2020 dan hingga tahun 2026 belum juga diselesaikan oleh perusahaan. Joko mengaku telah berulang kali mempertanyakan kejelasan pembayaran tersebut karena adanya kebutuhan keluarga yang mendesak, namun tidak mendapatkan respons maupun solusi dari pihak manajemen.

Dalam kondisi terdesak tersebut, Joko yang bertugas sebagai pengemudi mengakui tidak menyetorkan UPP (Uang Pendapatan Perusahaan). Dana tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk kebutuhan keluarga, mengingat hak gajinya belum dibayarkan selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pihak manajemen DAMRI menilai tindakan tersebut sebagai penggelapan uang perusahaan dan menjadikannya dasar penerapan sanksi PTDH terhadap Joko Pitono.

Joko mempertanyakan keputusan tersebut dan menilai perusahaan juga patut diduga melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan, khususnya terkait kewajiban pembayaran upah dan pemenuhan hak normatif pekerja. Ia menilai sanksi yang dijatuhkan tidak mencerminkan asas keadilan karena perusahaan belum menyelesaikan kewajibannya kepada karyawan.

Merasa dirugikan, Joko Pitono dengan pendampingan Ketua Serikat Pekerja FSPMI, Wahyu Permana, telah menempuh langkah hukum dengan mengajukan gugatan. Selain itu, kasus ini juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Hingga saat ini, proses hukum tersebut masih berjalan.

Pihak serikat pekerja berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, serta menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga hubungan industrial yang adil dan berkeadilan.

Berita Terkait

BPD Bali Salurkan Bantuan CSR kepada Kelompok Jayantisari dalam Program Akses Reforma Agraria
Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar Sosialisasikan Ketentuan PBB atas Tanah PKD
Kasat Lantas Polres Bangli Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Melalui Program Police Goes to School
Wakapolres Bangli Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Pengabdian Humanis
Beri Kenyamanan di Pagi Hari, Polres Bangli Hadir Memberikan Pelayanan Pengaturan Arus Lalu Lintas
Polres Gianyar Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional
Polres Gianyar Kawal Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya
Upaya Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Gianyar Intensifkan Patroli Mobiling di Pasar Adat Samplangan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:42 WIB

BPD Bali Salurkan Bantuan CSR kepada Kelompok Jayantisari dalam Program Akses Reforma Agraria

Senin, 19 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar Sosialisasikan Ketentuan PBB atas Tanah PKD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:29 WIB

Kasat Lantas Polres Bangli Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Melalui Program Police Goes to School

Senin, 19 Januari 2026 - 17:27 WIB

Wakapolres Bangli Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Pengabdian Humanis

Senin, 19 Januari 2026 - 17:25 WIB

Beri Kenyamanan di Pagi Hari, Polres Bangli Hadir Memberikan Pelayanan Pengaturan Arus Lalu Lintas

Senin, 19 Januari 2026 - 17:21 WIB

Polres Gianyar Kawal Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya

Senin, 19 Januari 2026 - 17:19 WIB

Upaya Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Gianyar Intensifkan Patroli Mobiling di Pasar Adat Samplangan

Senin, 19 Januari 2026 - 17:17 WIB

Diduga Tidak Profesional Dan Intimidasi Mahasiswa Orang Tua Mahasiswa Kecewa Dengan Tingkah Oknum Dosen Arsitektur

Berita Terbaru