KOTA MALANG | SURYA INDONESIA || – Sabtu, (17/1/ 2026), jam 9.30 wib di Jl. Raya Terusan lowokdoro No.3A Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun, Susi Eni salah satu dari anggota APKLI DPD Kota Malang, hadir, dalam acara peresmian Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Susi Eni merupakan ketua dari Yayasan Mahaka Prima Sejahtera yang menaungi SPPG Kebonsari 3.
Acara tersebut dihadiri oleh Danramil Kecamatan Sukun Fathur Rohman, Susiati sebagai ketua APKLI dan juga mewakili LSP Jasa Boga Nusantara (JBN), Babinsa Kebonsari, perwakilan BGN, dan perangkat kelurahan setempat.
Dalam sambutannya, Fathur Rohman menyampaikan dukungan dengan adanya Dapur MBG Kebonsari 3.
Ia menyampaikan bahwa dengan adanya Dapur MBG semoga memberi manfaat untuk warga disekitar sebagai menerima manfaat dan juga karyawan yang sudah direkrut bisa membantu pengolahan dapur ini agar berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan.
Dita M sebagai ketua Dapur SPPG Kebonsari 3 ini pun menyampaikan bahwa SPPG ini terbentuk sebagai wujud keinginan bersama dalam perencanaan program pemerintah khususnya untuk memenuhi gizi masyarakat agar menjadi generasi yang cerdas, sehat dan berqualitas, khususnya dibidang pendidikan, balita, ibu hamil dan menyusui.
Ia sampaikan, Keberadaan SPPG kebonsari 3 kecamatan Sukun ini tidak akan berhasil tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak.
Dan, ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada TNI, Polri, naungan Kodim, Koramil, Polsek Sukun, pemerintah kecamatan dan kelurahan serta kepala sekolah sebagai mitra strategis.
Lanjut Dita, “Kami berharap sarana SPPG Kebonsari 3 Sukun ini tidak hanya menjadi tempat pengolahan Makan Bergizi tetapi menjadi sarana edukasi pemberdayaan dan penguatan gizi dan kesehatan masyarakat, agar SPPG Kebonsari Kecamatan Sukun dapat beroperasional secara optimal dan memberi manfaat.”
Dari Tim persiapan bahan baku terdapat sekitar 7 orang tenaga kerja. Dari tim pengolahan (juru masak) sekitar 11 orang, dari tim pengemasan (packing) sekitar 12 orang, tim kebersihan (cleaning service) sekitar 6 orang.
Dengan semangat yang tinggi, mereka adalah tenaga kerja yang telah direkrut dan diberi pelatihan dan bimbingan sebelumnya.
Sebagai rasa syukur atas terselesaikannya dapur MBG ini Susi Eni memberi santunan dan cindera mata kepada beberapa anak yatim dan manula. (vera/kw)

























