Breaking News

Gus Fawait Putus Krisis Blangko e-KTP dan Resmikan Peta Cinta Pelayanan Adminduk Diratakan hingga Kecamatan

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, suryaindonesia.net, – Pemerintah Kabupaten Jember menandai langkah besar di awal tahun 2026 dengan meresmikan Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) yang dirangkai dalam agenda Pro Gus’e Update, bertempat di Kantor Kecamatan Jenggawah (05/01/2026). Program ini menjadi tonggak penting pemerataan pelayanan publik, sekaligus jawaban atas persoalan administrasi kependudukan yang selama bertahun-tahun membebani masyarakat Jember, khususnya di wilayah pinggiran.

Peluncuran Peta Cinta juga memiliki makna simbolik yang kuat. Pendopo Kecamatan Jenggawah yang selama enam tahun terbengkalai dan mangkrak, kini kembali difungsikan secara penuh sebagai pusat pelayanan publik. Bagi warga, ini bukan sekadar peresmian gedung, melainkan kembalinya harapan akan pemerintah yang hadir lebih dekat.

Gus Fawait Bupati Jember menegaskan bahwa arah pembangunan Pemkab Jember kini difokuskan pada pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. “Prioritas pembangunan Pemkab Jember hari ini bukan lagi sekadar kantor pemerintahan atau fasilitas yang elitis, tetapi pelayanan yang langsung dirasakan rakyat. Karena itu, ada belanja mobil dinas dan pembangunan yang kami batalkan, lalu kami alihkan untuk infrastruktur dan pelayanan publik,” tegas Gus Fawait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui program Peta Cinta, masyarakat Jember kini dapat mengurus dan mencetak e-KTP langsung di kantor kecamatan masing-masing mulai 5 Januari 2026. Kebijakan ini mengakhiri praktik lama yang memaksa warga desa, wilayah pegunungan, pinggir hutan, hingga pesisir pantai menempuh perjalanan jauh ke Kantor Dispendukcapil di pusat Kota Jember”.

Selama ini, jarak, waktu tempuh, dan biaya transportasi menjadi beban berlapis bagi masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan ketimpangan akses layanan, seolah hak administrasi hanya mudah dijangkau oleh mereka yang tinggal di pusat kota. “Warga Jember tidak hanya tinggal di kota. Mereka ada di desa, di pelosok, di pinggir hutan, kebun, dan pantai. Kalau layanan hanya terpusat di kota, di situlah ketidakadilan bermula,” ujar Gus Fawait.

Kini, setiap kecamatan diperkuat dengan dua petugas Dispendukcapil, lengkap dengan mesin cetak, tinta, dan blangko e-KTP. Dengan sistem ini, pelayanan adminduk di Jember tidak lagi bersifat sentralistik, melainkan merata ke seluruh penjuru daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jember secara resmi mengumumkan berakhirnya krisis ketersediaan blangko e-KTP yang membelit Jember sejak 2019. Data Dispendukcapil mencatat, sekitar 66 ribu warga telah melakukan perekaman namun belum bisa mencetak e-KTP akibat kekosongan blangko selama hampir enam tahun. Di awal 2026, Pemkab Jember mengambil langkah berani dengan menghadirkan 68 ribu blangko e-KTP menggunakan APBD Kabupaten Jember. Kebijakan ini memastikan tidak ada lagi alasan administratif yang menghambat hak dasar warga.

Peluncuran Peta Cinta, tuntasnya krisis blangko e-KTP, dan berfungsinya kembali Kantor Kecamatan Jenggawah menjadi gebrakan awal Pemkab Jember di tahun 2026. Langkah ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, dekat, dan berkeadilan.

Bagi masyarakat Jember, kebijakan ini bukan hanya soal administrasi. Ini adalah pesan bahwa pemerintah hadir hingga ke kecamatan, bahwa hak dasar warga tidak boleh tertahan, dan bahwa tahun 2026 dibuka dengan ikhtiar memperbaiki yang lama tertunda.( Nono Kartika).

Berita Terkait

Polres Bitung dan Pemkot Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung
Kodim 0428/Mukomuko Gelar Latihan Bersama, Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahap III
AKP Imam Mujali: Tidak Ada Pembiaran Judi Sabung Ayam, Polres Ponorogo Konsisten Lakukan Penindakan
Kepadatan Arus Lalin Terurai Ini Yang Di lakukan Personel Polsek Kuta Utara Di Simpang Batu Belig
Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Gresik Panen Jagung Serentak Bersama Mabes Polri
AKP Adek Agus Putrawan Duduki Jabatan Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak
Ciptakan Lingkungan Bersih, Babinsa Bersama Masyarakat Laksanakan Karya Bhakti
Pedagang Pasar Tradisional Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Bandar Narkoba Jermal 15

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:06 WIB

Polres Bitung dan Pemkot Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:59 WIB

Kodim 0428/Mukomuko Gelar Latihan Bersama, Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahap III

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:34 WIB

AKP Imam Mujali: Tidak Ada Pembiaran Judi Sabung Ayam, Polres Ponorogo Konsisten Lakukan Penindakan

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:42 WIB

Kepadatan Arus Lalin Terurai Ini Yang Di lakukan Personel Polsek Kuta Utara Di Simpang Batu Belig

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:04 WIB

Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Gresik Panen Jagung Serentak Bersama Mabes Polri

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:46 WIB

Ciptakan Lingkungan Bersih, Babinsa Bersama Masyarakat Laksanakan Karya Bhakti

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:14 WIB

Pedagang Pasar Tradisional Minta Kapolrestabes Medan Tangkap Bandar Narkoba Jermal 15

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:09 WIB

SP LEM-SPSI Kota Medan minta Kapolrestabes Berantas Narkoba

Berita Terbaru