Breaking News

Keluhan Wisatawan Soal Dugaan Getok Harga di Telaga Sarangan Kembali Ramai di Medsos

Senin, 5 Januari 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magetan,Suryaindonesia.net – Keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, kembali mencuat dan menjadi sorotan warganet di media sosial.

Kali ini, unggahan nota pembayaran dari sebuah warung kopi di sekitar Telaga Sarangan ramai diperbincangkan karena dinilai memuat harga yang tidak wajar.
Foto nota tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama Agus Suyono, yang mengaku merasa kecewa dengan tarif yang dipatok.

Dalam unggahannya, Agus menceritakan pengalamannya saat singgah di salah satu warung kopi di kawasan wisata tersebut. Ia menyebut tetap membayar total tagihan yang tertera di nota, namun mengaku kapok dan menilai harga tersebut jauh di atas kewajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wkwkwkwkwk tetep tak bayar bu, tapi sok tak baleni lagi nak pas ke Tlogo Sarangan tp dewekan wae ora gowo pasukan…,” tulis Agus dalam unggahan itu. Ia juga menyertakan nomor telepon pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab atas kesaksian tersebut.

Unggahan tersebut memicu beragam komentar warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengeluhkan hal serupa dan menilai praktik getok harga dapat merusak citra pariwisata Telaga Sarangan. Sebagian lainnya meminta pemerintah daerah dan pengelola wisata turun tangan melakukan penertiban dan standarisasi harga di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola wisata maupun pemerintah Kabupaten Magetan terkait viralnya keluhan dugaan getok harga di Telaga Sarangan.(Adi.pr)

Berita Terkait

Kapolres Madiun Resmi Buka Turnamen Olahraga Hari Bhayangkara ke-80
Wakil Bupati dan DPRD Sumba Barat Dukung Pelantikan Pengurus IKTR Bali Periode 2026–2029
Pengemudi Ojol Aman dan Nyaman Bekerja Di Jalanan Kota Medan 
LDII dan NU Gresik Perkuat Sinergi, Sepakat Jaga Kerukunan Umat dan Kondusivitas Daerah
Menyingkap Jaringan Mafia Haji 2026: Modus Jadi Petugas Haji, Apakah Pegawai Kemenhaj Terlibat?
Buruh dan Pekerja Di Medan Merasa Aman Dan Terlindungi Saat Bekerja
*Cegah Terjadinya Kemacetan dan Laka Lantas, Personil Polsek Penebel Melaksanakan Strong Point Pagi*
*Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Penebel Patroli Subuh*

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:20 WIB

Kapolres Madiun Resmi Buka Turnamen Olahraga Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:54 WIB

Wakil Bupati dan DPRD Sumba Barat Dukung Pelantikan Pengurus IKTR Bali Periode 2026–2029

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pengemudi Ojol Aman dan Nyaman Bekerja Di Jalanan Kota Medan 

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:49 WIB

LDII dan NU Gresik Perkuat Sinergi, Sepakat Jaga Kerukunan Umat dan Kondusivitas Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:48 WIB

Menyingkap Jaringan Mafia Haji 2026: Modus Jadi Petugas Haji, Apakah Pegawai Kemenhaj Terlibat?

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:43 WIB

*Cegah Terjadinya Kemacetan dan Laka Lantas, Personil Polsek Penebel Melaksanakan Strong Point Pagi*

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:40 WIB

*Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Penebel Patroli Subuh*

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:37 WIB

*Polsek Marga Melaksanakan Strong Point Pagi Sepanjang Jalan Wisnu Marga*

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Kapolres Madiun Resmi Buka Turnamen Olahraga Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:20 WIB

Serba-Serbi

Pengemudi Ojol Aman dan Nyaman Bekerja Di Jalanan Kota Medan 

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:51 WIB