Breaking News

Puluhan Tahun Langgar Sempadan Sungai, PT Socfindo Diduga Biang Banjir Aceh Singkil

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH, Surya Indonesia. Net – Aceh Singkil — Banjir yang terus berulang di Aceh Singkil tidak bisa lagi ditutupi dengan alasan cuaca atau curah hujan tinggi. Ada persoalan lama yang sengaja dibiarkan, salah satunya dugaan pelanggaran sempadan sungai oleh PT Socfindo yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Forum Mahasiswa Peduli Kebijakan Aceh Singkil (FMPK-AS) menilai, rusaknya kawasan sempadan sungai akibat aktivitas perkebunan sawit telah menghilangkan fungsi alami sungai sebagai penyangga dan ruang luapan air.
Ketua FMPK-AS, M. Yunus, mengatakan bahwa sempadan sungai memiliki batas yang jelas dan tidak boleh disentuh oleh aktivitas usaha. Namun faktanya, kawasan tersebut justru ditanami sawit dan dibiarkan begitu saja tanpa penindakan.
“Kalau sempadan sungai dilanggar puluhan tahun dan tak pernah ditertibkan, wajar kalau banjir terus datang. Ini bukan kejadian alam semata, tapi akibat ulah manusia yang dilindungi pembiaran,” kata Yunus.
Menurutnya, perubahan fungsi sempadan sungai menjadi kebun sawit telah menyebabkan alur sungai menyempit dan dangkal. Saat hujan turun, air tidak lagi tertahan dan langsung meluap ke permukiman warga.
“Yang rusak itu bukan cuma sungainya, tapi rasa keadilan. Perusahaan tetap beroperasi, sementara masyarakat setiap tahun dihantam banjir,” ujarnya.
FMPK-AS juga menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pelanggaran yang sudah lama diketahui publik seolah tidak pernah dianggap serius.
“Kalau pelanggaran terang-terangan seperti ini saja tak ditindak, publik pantas bertanya: hukum ini sebenarnya berlaku untuk siapa?” lanjut Yunus.
FMPK-AS menilai bahwa terus menyalahkan faktor alam adalah cara paling mudah untuk menghindari tanggung jawab. Padahal, kerusakan lingkungan akibat aktivitas perusahaan sudah terlihat nyata di lapangan.
Atas kondisi tersebut, FMPK-AS mendesak pemerintah dan aparat terkait untuk segera:
Menertibkan aktivitas PT Socfindo di kawasan sempadan sungai;
Melakukan audit lingkungan secara terbuka dan independen;
Menegakkan hukum tanpa pandang bulu;
Mewajibkan pemulihan sempadan sungai sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
“Selama pelanggaran dilindungi dan kerusakan dibiarkan, banjir akan terus jadi langganan. Rakyat tidak boleh terus dikorbankan,” tutup Yunus.
FMPK-AS menegaskan akan terus mengawal persoalan ini melalui advokasi, aksi, dan tekanan publik hingga ada langkah nyata dari negara.(JAMAR)

Berita Terkait

Serma Budi Muhtar Turut Bantu Petugas Damkar Padamkan Api di Gudang Kayu, Jalan Taman Pancing Timur
Dengan Sigap Babinsa Pemogan Bantu Atasi Kebakaran Gudang Kayu di Jalan Taman Pancing Timur
Tinjau Langsung Prosedur Operasional, Dandim Badung Dukung Penuh Pengelolaan Sampah TPA Suwung
Perkuat Sinergitas, Dandim Badung Ikut Awasi Pemeriksaan Ketat Truk Sampah di TPA Suwung Dalam Kunker Kementerian LH
Harmoni Tas Ketak Lombok: Sentuhan Tradisi, Inovasi dan Elegansi dalam Kriya Nusantara
Butiran Cahaya dari Lombok: Mutiara NTB yang Mendunia dan Menginspirasi
Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana
Polsek Mengwi Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Jalur Pererenan, Wujudkan Kelancaran dan Kenyamanan Pengguna Jalan  

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 15:58 WIB

Serma Budi Muhtar Turut Bantu Petugas Damkar Padamkan Api di Gudang Kayu, Jalan Taman Pancing Timur

Rabu, 8 April 2026 - 15:55 WIB

Dengan Sigap Babinsa Pemogan Bantu Atasi Kebakaran Gudang Kayu di Jalan Taman Pancing Timur

Rabu, 8 April 2026 - 15:52 WIB

Tinjau Langsung Prosedur Operasional, Dandim Badung Dukung Penuh Pengelolaan Sampah TPA Suwung

Rabu, 8 April 2026 - 15:50 WIB

Perkuat Sinergitas, Dandim Badung Ikut Awasi Pemeriksaan Ketat Truk Sampah di TPA Suwung Dalam Kunker Kementerian LH

Rabu, 8 April 2026 - 15:48 WIB

Harmoni Tas Ketak Lombok: Sentuhan Tradisi, Inovasi dan Elegansi dalam Kriya Nusantara

Rabu, 8 April 2026 - 15:39 WIB

Kembang Pucuk Bordir Ny. Kadek Ariasih, UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana

Rabu, 8 April 2026 - 15:02 WIB

Polsek Mengwi Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Jalur Pererenan, Wujudkan Kelancaran dan Kenyamanan Pengguna Jalan  

Rabu, 8 April 2026 - 15:01 WIB

Kapolsek Mengwi Laksanakan Sosialisasi Bersama Pengusaha Rental, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas  

Berita Terbaru