BALI, Badung,Surya Indonesia. Net – Dalam rangka menjaga keasrian pantai yang menjadi ikon wisata Pulau Dewata, Karya Bhakti Terpadu pembersihan pantai telah sukses dilaksanakan di kawasan Pantai Kuta. Kegiatan yang fokus pada penanganan sampah laut dan pemeliharaan kebersihan pantai ini dipimpin langsung oleh Danramil 1611-03/Kuta, Mayor Inf Hendra Gunawan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga daya tarik wisata dan kelestarian ekosistem pesisir Bali. Sabtu, (03/01/2026).
Pelaksanaan karya bhakti kali ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Badung. Kehadiran kedua instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam melindungi ekosistem pantai serta meningkatkan kualitas lingkungan untuk kesejahteraan masyarakat lokal dan kenyamanan wisatawan yang datang dari berbagai penjuru dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi upaya konservasi lingkungan di daerah wisata lainnya di Bali.
Dalam pelaksanaan pekerjaan pembersihan, berbagai jenis peralatan telah disiapkan secara cermat untuk mendukung kegiatan tersebut. Peralatan yang digunakan, sampah di pisah sesuai jenis bahan juga menggunakan alat angkat khusus untuk mengumpulkan sampah yang berukuran besar seperti kayu bakar, plastik berat, dan puing-puing lainnya. Penggunaan peralatan yang tepat membuat pekerjaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga area yang dibersihkan dapat mencakup ruang lingkup yang lebih luas dalam waktu yang optimal.
Danramil Mayor Inf Hendra Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Menurutnya, “pemeliharaan kebersihan pantai tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi saja, namun perlu dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan wisata, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum awal untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keasrian Pantai Kuta, sehingga keindahannya tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Selama proses pembersihan, tim berhasil mengumpulkan total lebih dari dua ton sampah yang terdiri dari berbagai jenis, dengan sebagian besar merupakan sampah plastik dan sampah organik yang terdampar di pesisir. Selain membersihkan permukaan pasir dan garis pantai, tim juga melakukan pemeriksaan dan pembersihan di area vegetasi pantai serta sekitar dermaga kecil yang menjadi titik kumpul sampah laut. Langkah ini bertujuan untuk mencegah sampah masuk kembali ke laut dan mengganggu kehidupan biota akuatik yang ada di sekitar perairan Pantai Kuta.
( red)





















