Tabanan,Surya Indonesia. Net – Pemulihan kesadaran moral dan pembentukan karakter bagi Warga Binaan terus menjadi bagian penting dalam program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Rabu (10/06). Bekerja sama dengan Yayasan Putra Pemenang (YPP), Warga Binaan mendapatkan penguatan nilai-nilai integritas sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nantinya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Tabanan tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan dan keahlian kerja, tetapi juga menyentuh aspek mental, moral, dan karakter.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kemampuan teknis yang dimiliki Warga Binaan, tetapi juga dari perubahan pola pikir dan karakter yang terbentuk selama menjalani masa pembinaan.
“Kami tidak hanya membekali Warga Binaan dengan hard skill sebagai bekal mencari nafkah setelah bebas, tetapi juga soft skill yang berkaitan dengan pembentukan mental, moral, dan karakter. Integritas menjadi fondasi penting agar mereka mampu menjalani kehidupan secara bertanggung jawab, membangun kembali kepercayaan masyarakat, serta diterima secara positif ketika kembali ke lingkungan sosialnya,” ujar Prawira.
Instruktur Yayasan Putra Pemenang, Hosea, menjelaskan bahwa integritas merupakan nilai yang harus dimiliki setiap individu karena berpengaruh terhadap cara seseorang menjalani kehidupan dan membangun hubungan dengan orang lain. “Integritas akan membangun kepercayaan, menghadirkan ketenangan dalam diri, serta membentuk reputasi yang baik. Ketika seseorang mampu menjaga integritasnya, maka ia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperbaiki hidup dan membangun masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Materi yang diberikan turut mendorong Warga Binaan, Made untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan hidup yang telah dilaluinya. “Selama ini saya menyadari sering bersikap manipulatif. Melalui kegiatan ini saya belajar bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih jujur, bertanggung jawab, dan mampu membuktikan kepada keluarga maupun masyarakat bahwa saya benar-benar telah berubah menjadi orang yang lebih baik,” ungkapnya.
Dengan fondasi moral yang lebih baik, Warga Binaan diharapkan mampu memanfaatkan masa pembinaan sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih positif dan bermanfaat di masa depan.
( red)

























