Surya Indonesia.net – Bukan Sekadar Tanam! Dandim Badung Ingatkan Pentingnya Merawat Mangrove untuk Masa Depan
Gerakan Hijau di Pantai Benoa: Ribuan Peserta Bersama Kodim 1611/Badung Tanam Mangrove, Lindungi Bali dari Abrasi
BALI – Denpasar, Di gelarnya kegiatan penanaman mangrove secara serentak pada Rabu, 10 Juni 2026 pagi pukul 07.00 Wita, bertempat di Mangrove Arboretum Park, Jalan Pelabuhan Benoa, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan. Kegiatan lingkungan ini berlangsung dengan tertib dan lancar, didukung antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir.
Turut di hadiri sejumlah pejabat tinggi dan pemangku kepentingan, antara lain Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Gubernur Bali, Komandan Korem 163/Wira Satya, Wali Kota Denpasar, Kapolres, Komandan Lanal, Komandan Lanud, Dandim 1611/Badung, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tingkat provinsi maupun kota. Selain itu, turut berpartisipasi perwakilan pemerintah daerah, instansi vertikal, kelompok nelayan, komunitas lingkungan, dan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam forum lingkungan.
Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan penanaman mangrove ini mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi karena menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian alam. Lebih dari 1.000 (seribu) orang dari berbagai lapisan masyarakat tercatat ikut ambil bagian, menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.
Saat kegiatan berlangsung, dalam tanggapannya Dandim I Putu Tangkas mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam bibit pohon semata. “Penanaman mangrove ini tetap diikuti dengan upaya perawatan yang konsisten agar bibit mangrove dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujarnya. Ia juga mengatakan bahwa perawatan yang tepat, akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penanaman pohon mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan alam, memelihara keanekaragaman hayati, serta berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari ancaman abrasi air laut yang dapat merusak daratan di sekitarnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini, harapannya dapat menjadi contoh dan upaya nyata serta memotivasi masyarakat luas untuk terus menjaga ataupun merawat lingkungan sekitar. Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, keberadaan hutan mangrove di wilayah ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga dalam menjaga kelestarian alam Bali untuk generasi mendatang.
(anggi)

























