Badung, Surya Indonesia.net – Di tengah pesatnya pembangunan akomodasi pariwisata dan infrastruktur di Badung Selatan, persoalan baru muncul di jalan raya. Tumpahan beton siap pakai (readymix) dari truk pengangkut kini semakin sering ditemukan di sejumlah ruas jalan, terutama jalur menanjak menuju kawasan wisata. Kondisi ini berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Terbaru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung membersihkan tumpahan readymix di Jalan Raya Kampus Universitas Udayana (Unud) menuju kawasan Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran, selasa (2/6). Material beton yang tercecer di badan jalan dibersihkan untuk mencegah gangguan dan risiko bagi pengguna jalan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, mengatakan Jalan Raya Kampus Unud merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Badung. Karena itu, penanganannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Tumpahannya pada selasa(2/6) sudah kami bersihkan. Karena status jalannya jalan kabupaten, itu merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Badung. Pembersihan dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna jalan,” ujarnya, dikonfirmasi kamis (4/6).
Menurut Teddy, pembersihan dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) PUPR Badung. Tim ini bertugas menangani berbagai persoalan di jalan, mulai dari menambal jalan berlubang hingga membersihkan saluran dan material yang mengganggu lalu lintas.
“Pembersihan dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat. Mereka memang bertugas menangani kondisi-kondisi seperti ini. Selain membersihkan tumpahan material, mereka juga menangani penambalan jalan, pembersihan inlet dan pekerjaan pemeliharaan lainnya,” jelasnya.
Dia mengatakan, tumpahan material konstruksi bukan kejadian baru di Badung Selatan. Kasus serupa bahkan hampir ditemukan setiap minggu seiring tingginya aktivitas pembangunan di Jimbaran, Ungasan, Kutuh, dan Pecatu.
( red)

























