Mangupura, Surya Indonesia.net – Dunia pelajar dan generasi muda saat ini tidak hanya dituntut unggul dalam pendidikan akademik, namun juga harus memiliki karakter disiplin, etika, dan kepedulian terhadap keselamatan diri maupun orang lain. Di tengah perkembangan zaman dan tingginya mobilitas anak muda, berbagai perilaku berisiko di jalan raya seperti balapan liar, penggunaan knalpot brong, hingga pelanggaran lalu lintas masih menjadi perhatian serius yang dapat membahayakan keselamatan. Untuk itu, edukasi sejak dini dinilai penting guna membentuk budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Sebagai upaya preventif dan pembinaan kepada pelajar, Satlantas Polres Badung melalui kegiatan Polantas Menyapa menggelar edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas di Aula SMK Prada Dalung, Kuta Utara, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H., didampingi personel Unit Kamsel Satlantas Polres Badung. Turut hadir Kasubsi PIDM Si Humas Polres Badung Ipda Yuni Eltari, S.H., Koordinator Jasa Raharja Wilayah Badung Joshua Fanny Permadi Putra, Koordinator Jasa Raharja Wilayah Dalung Kadek Ardika, para guru, serta ratusan pelajar SMK Prada Dalung.
Dalam penyampaiannya, AKP Ni Luh Tiviasih menegaskan bahwa tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Menurutnya, edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran para siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, memahami dampak hukum pelanggaran, serta mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Kami ingin menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab kepada para pelajar sejak dini. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Kasat Lantas Polres Badung.
Sementara itu, Koordinator Jasa Raharja Wilayah Badung Joshua Fanny Permadi Putra menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya yang dibangun bersama, khususnya di kalangan generasi muda. Ia mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas kerap diawali dari pelanggaran kecil dan sikap kurang disiplin di jalan raya. “Kami mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam berkendara, menggunakan helm standar SNI, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak terlibat balapan liar karena dampaknya bisa merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan edukasi yang juga diisi sesi tanya jawab interaktif dan pembagian hadiah berupa helm SNI, tas sekolah, serta brosur tertib berlalu lintas tersebut, diharapkan para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat. Satlantas Polres Badung juga mengimbau generasi muda untuk menjunjung tiga poin utama dalam berkendara, yakni kesadaran, kesabaran, dan keselamatan, demi terciptanya budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan beretika di wilayah Kabupaten Badung.
(anggi)

























