Tabanan, Surya Indonesia.net — Ketua Sabha Kerta Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Kabupaten Tabanan, Ida Pandita Mpu Nabe Putra Ananda Prateka Dukuh Prabu, menegaskan pentingnya menjaga ajaran leluhur, adat, budaya, dan kearifan lokal Bali agar tetap lestari sepanjang zaman.
Menurut Ida Pandita Mpu Nabe dari Gria Prabu, Banjar Pangkung Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan, ajaran Hindu di Bali harus tetap berpegang pada dresta dan warisan leluhur yang telah diwariskan turun-temurun. Ia menilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan menjadi pondasi penting dalam menjaga keharmonisan Bali dan Nusantara.
Dalam penyampaiannya, Ida Pandita Mpu Nabe juga mengutip pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang menyatakan, “Menjadi Hindu jadilah Hindu Indonesia, bukan Hindu India.” Kutipan tersebut menurutnya memiliki makna mendalam agar umat Hindu tetap menjaga identitas budaya Nusantara tanpa meninggalkan akar tradisi lokal yang diwariskan leluhur Bali.
Sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan pelestarian budaya, SKHDN Kabupaten Tabanan terus menjalankan berbagai program ritual dan pelestarian adat. Salah satunya melalui kegiatan Parisudha Bumi yang dilaksanakan di Pantai Yeh Gangga, Tabanan. Upacara tersebut dipimpin langsung Ida Pandita Mpu Nabe bersama 10 pendeta Hindu dengan tujuan menyucikan bumi, memohon kerahayuan jagat, serta menjaga keseimbangan alam semesta.
Rangkaian ritual dilaksanakan melalui mapekelem di laut dan mapendem di darat disertai nunas tirta demi keselamatan alam dan masyarakat Bali. Kehadiran 10 pandita secara bersama-sama menjadi simbol persatuan spiritual dalam menjaga keharmonisan jagat Bali.
Selain itu, SKHDN juga aktif mengikuti kegiatan tingkat Provinsi Bali yang dilaksanakan di Lapangan Renon, Denpasar. Ida Pandita Mpu Nabe turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan ajaran Hindu Nusantara.
Program lainnya yakni ritual Segara Kerthi yang telah dilaksanakan di Kabupaten Buleleng dan dipimpin oleh 11 pendeta Hindu serta dihadiri Bupati Buleleng. Ritual tersebut bertujuan memohon keselamatan Bali dan Nusantara. Sementara untuk Kabupaten Tabanan, program Segara Kerthi masih direncanakan untuk dilaksanakan ke depan.
Ida Pandita Mpu Nabe berharap generasi muda Hindu Bali tetap menjaga dresta, adat istiadat, dan nilai-nilai leluhur agar budaya Bali tetap kuat, lestari, dan menjadi warisan suci sepanjang masa.
(Irn)

























