Tabanan, Surya Indonesia.net – INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan konsolidasi Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) guna mematangkan inovasi dan peningkatan kualitas layanan, Rabu (13/05). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen menghadirkan pembinaan dan pelayanan yang semakin optimal bagi Warga Binaan maupun masyarakat pengguna layanan.
Kegiatan coffee morning yang berlangsung di Aula Candra Prabhawa tersebut membahas rencana pembangunan ZI menuju WBBM ke depannya, termasuk penyiapan dua inovasi unggulan yang akan menjadi fokus penguatan layanan di Lapas Tabanan. Selain itu, turut dibahas rencana renovasi beberapa ruang layanan agar masyarakat mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman dan representatif.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa inovasi menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan ZI menuju WBBM.
“Penyiapan inovasi unggulan merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembinaan dan pelayanan yang semakin berkualitas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Warga Binaan, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna layanan di Lapas Tabanan,” tegas Prawira.
Sementara itu, Ketua Tim ZI, Nur Bagus Wahyudi, mengajak seluruh anggota Pokja untuk menyatukan visi dan memperkuat koordinasi demi tercapainya target pembangunan WBBM. “Kita harus memiliki visi dan semangat yang sama dalam pembangunan WBBM. Evaluasi rutin juga penting dilakukan agar setiap kendala yang muncul dapat segera direspon dan ditindaklanjuti dengan cepat,” jelasnya.
Sekretaris Tim ZI, Luh Santhi, turut berharap adanya dukungan dari seluruh anggota Pokja terkait pemenuhan jumlah responden pada hasil survei pelayanan yang menjadi indikator kualitas layanan Lapas Tabanan. “Dukungan seluruh tim sangat diperlukan, terutama dalam pemenuhan survei pelayanan karena hal tersebut menjadi salah satu tolak ukur kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bagi Lapas Tabanan, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi proses membangun budaya kerja yang terus bergerak maju. Ketika inovasi diperkuat dan pelayanan terus dibenahi, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh bersama kualitas Pemasyarakatan yang semakin nyata dirasakan.
(anggi)

























