Polres Tabanan, Surya Indonesia.net – Polsek Selemadeg. Merespons dinamika perilaku siswa yang kerap memicu perkelahian, Bhabinkamtibmas Desa Bajera Utara, Aipda I Nyoman Suwitrayasa, S.H., menghadiri rapat koordinasi strategis di SD Negeri 1 Bajera Utara pada Senin (4/5/2026). Pertemuan yang dibuka oleh Kepala Sekolah Dra. Ni Wayan Sri Mayuni ini dihadiri Perbekel Drs. I Wayan Suparma, Ketua Komite, serta Para Kawil, sebagai langkah konkret mengatasi keterbatasan guru dalam menangani kenakalan remaja. Seluruh elemen sepakat bahwa pengawasan karakter anak memerlukan dukungan penuh dari lingkungan keluarga dan Perangkat Desa, tidak hanya menjadi beban pihak sekolah semata.
Dalam forum tersebut, Aipda I Nyoman Suwitrayasa, S.H. memaparkan strategi penanganan anak di bawah umur yang mengedepankan pendekatan humanis dan mediasi kekeluargaan. Polri berkomitmen menjadi fasilitator guna menyelesaikan setiap permasalahan tanpa melalui jalur hukum formal, sekaligus menjadwalkan penyuluhan rutin terkait bahaya bullying dan pembinaan karakter di sekolah. Sejalan dengan hal itu, Pemerintah Desa melalui para Kawil diinstruksikan untuk memantau ketat pergaulan anak di tingkat banjar dan memperkuat komunikasi antara orang tua dengan pihak sekolah demi memutus rantai kekerasan.
Rapat koordinasi ini menghasilkan keputusan krusial berupa pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang melibatkan unsur sekolah, desa, dan kepolisian. Mekanisme penanganan cepat terhadap potensi kerawanan disepakati untuk menjamin lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak. Ketua Komite juga memastikan akan segera mengumpulkan wali murid guna mensinergikan pengawasan di rumah, sehingga pola pembinaan siswa antara di sekolah dan di lingkungan tempat tinggal dapat berjalan selaras dan berkelanjutan.
Seijin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H., menegaskan bahwa, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum pendidikan adalah implementasi nyata dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan dan edukasi sejak dini. “Keamanan sekolah adalah tanggung jawab kolektif. Kami memastikan Polri akan selalu hadir untuk mendampingi sekolah dan masyarakat dalam membina generasi muda yang tertib hukum. Kolaborasi ini adalah kunci untuk menciptakan atmosfer belajar yang kondusif di wilayah hukum Selemadeg,” pungkasnya.
(anggi)

























