BLAHBATUH, Surya Indonesia.net – GIANYAR, Pada Senin, 27 April 2026 pukul 15.00 Wita, bertempat di Pura Desa, Desa Adat Pering, berlangsung kegiatan persembahyangan dalam rangka Upacara Nyenuk ke Pura Khayangan Tiga Desa Adat Patolan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Mamungkah, Mapadagingan, Ngenteng Linggih, Ngingkup, Ngebat Daun, Ngwangun Ayu, Nyenuk, Padudusan, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini yang diikuti oleh Krama Desa Adat Pering, Krama Desa Adat Pinda, dan Krama Desa Adat Patolan.
Dari sudut pandang Kepolisian, kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 krama ini mendapatkan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Upacara Nyenuk memiliki makna sakral sebagai proses mengisi dan menyempurnakan bangunan suci dengan unsur-unsur rohani, yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Griya Gede Kemenuh, Keramas.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan 16 personel yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Pering Aiptu I Made Sukartana, Babinsa Serka I Wayan Sumerta, serta pecalang dari Desa Adat Pering, Desa Adat Pinda, dan Desa Adat Patolan. Sinergitas antara aparat keamanan dan unsur adat menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Seijin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma, S.I.K, M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., menerangkan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan serta menjamin rasa aman. “Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 18.00 Wita dalam keadaan tertib, lancar, dan kondusif. Polsek Blahbatuh mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat kebersamaan dalam setiap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan.
(anggi)

























