Surya Indonesia.net – Di tengah harapan ratusan generasi muda yang mengabdi untuk negeri, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. memastikan setiap proses seleksi calon taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) berjalan bersih, transparan, dan penuh nilai kemanusiaan.
Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tahap pertama (rikkes I) calon taruna-taruni Akpol di Aula Gedung Dittahti Polda Bali, Jalan Seruni, Denpasar, Selasa (7/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Bali didampingi Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H. serta Kabid Dokkes Polda Bali Kombes Pol. dr. Komang Nurada Mahardana, Sp.THT-KL.
Kehadiran Wakapolda Bali bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi, khususnya pemeriksaan kesehatan, dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dengan berpedoman pada prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Pada tahap pemeriksaan kesehatan ini, para calon taruna-taruni menjalani serangkaian tes meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, tes THT, pemeriksaan buta warna, visus mata, kesehatan gigi, hingga pemeriksaan postur tubuh.
Selain melakukan pengawasan, Wakapolda Bali juga memberikan motivasi kepada para peserta seleksi. Ia mendorong seluruh calon taruna-taruni untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti setiap tahapan dengan penuh keyakinan serta semangat.
“Seleksi ini dilaksanakan secara objektif dan transparan. Saya harap seluruh peserta percaya diri, tetap semangat, dan tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat, tanpa ada intervensi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi ini bukan hanya mencari calon anggota Polri yang sehat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan mental yang kuat dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan pengawasan langsung dari pimpinan, diharapkan seluruh rangkaian seleksi calon taruna-taruni Akpol tahun 2026 di Polda Bali dapat berjalan dengan lancar, profesional, serta menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas dan berintegritas.
(anggi)

























