Breaking News

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || SURABAYA, 30 Maret 2026 — Penanganan kasus seorang lansia bernama Sueb yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi sakit dan kelaparan di sebuah gubuk di wilayah perbatasan kini semakin menuai polemik. Lokasi tersebut diketahui berada sekitaran area Kelurahan Kejawan Putih Tambak, tepat di samping jembatan sungai yang menghubungkan kawasan Mulyorejo menuju wilayah Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Evakuasi yang dilakukan secara diam-diam pada malam hari justru memicu kecurigaan publik adanya dugaan penghilangan barang bukti oleh pihak kelurahan dan kecamatan setempat.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah sejumlah pihak mempertanyakan alasan evakuasi dilakukan saat kondisi lingkungan sepi. Tidak sedikit warga dan pegiat sosial yang menilai langkah tersebut tidak transparan dan terkesan terburu-buru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua ORMAS SAPURA, Musawwi, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mempertanyakan langkah aparat setempat.

“Kenapa evakuasi dilakukan malam hari saat situasi sepi? Kenapa tidak dilakukan pada pagi hari agar terbuka dan bisa disaksikan publik? Ini menimbulkan dugaan adanya upaya menghilangkan barang bukti di lokasi,” tegasnya.

Musawwi menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menilai kasus yang menimpa Sueb bukan sekadar persoalan kemanusiaan, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan dan kepedulian pemerintah di tingkat bawah.

“Kami akan kawal terus kasus bapak Sueb. Sangat miris, di kota sebesar Surabaya dengan gedung-gedung tinggi, masih ada warga yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan tanpa perhatian dari pemerintah setempat,” lanjutnya.

Fakta lain yang terungkap, berdasarkan keterangan Sueb, dirinya bukan berasal dari Surabaya melainkan dari wilayah Jawa Tengah. Ia juga menyebut bahwa KTP miliknya telah terbakar, sehingga memperumit proses identifikasi dan pendataan dirinya sebagai warga yang telah lama tinggal di Kota Surabaya.
Kondisi tersebut memunculkan kritik keras terhadap Pemkot Surabaya, serta pihak kelurahan dan kecamatan yang diduga tidak memanusiakan seorang warga urbanisasi. Terlebih, Sueb disebut telah cukup lama menetap di Surabaya, namun diduga luput dari pendataan maupun perhatian sosial dari pemerintah setempat.

Kasus ini semakin menguatkan dugaan adanya kelalaian dalam penanganan warga rentan. Selama bertahun-tahun, Sueb disebut hidup sendiri di gubuk sederhana di area tersebut tanpa pendampingan, hingga akhirnya kondisinya viral di pemberitaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan, kecamatan, maupun Dinas Sosial Kota Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait alasan evakuasi dilakukan pada malam hari serta tudingan penghilangan barang bukti di lokasi.

Publik kini menunggu transparansi dan klarifikasi dari pemerintah setempat. Desakan agar dilakukan investigasi terbuka pun semakin menguat, guna memastikan tidak ada pelanggaran prosedur maupun upaya menutup-nutupi fakta dalam penanganan kasus lansia terlantar tersebut.
(Redho)

Berita Terkait

PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!
Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.
Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap
Mengungkap Dugaan, Dibalas Tersangka: Kisah Wartawan Amir dan Bayang-Bayang Abuse of Power
Diskusi Kebangsaan Perkuat Komitmen PMKRI Meneguhkan Pancasila
HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS, Dugaan Penghambatan Informasi Publik Mencuat

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:08 WIB

PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31 WIB

Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:37 WIB

Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:28 WIB

Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:25 WIB

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:21 WIB

Mengungkap Dugaan, Dibalas Tersangka: Kisah Wartawan Amir dan Bayang-Bayang Abuse of Power

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:55 WIB

Diskusi Kebangsaan Perkuat Komitmen PMKRI Meneguhkan Pancasila

Berita Terbaru