BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Dalam rangka Gelaran Pekan Olahraga dan Seni Antar Sekolah (Porsenijar) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka pada Kamis, 26 Maret 2026. Acara pembukaan berlangsung di GOR Lila Bhuana, yang terletak di Jalan Melati, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dan dihadiri oleh lebih dari 500 orang yang terdiri dari berbagai unsur pemangku kepentingan dan perwakilan peserta.
Dalam acara pembukaan tersebut, hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting di wilayah Kota Denpasar. Di antaranya adalah Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, serta Dandim 1611/Badung yang diwakili oleh Kasdim Letkol Inf Kadek Muliarsa. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Denpasar, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Denpasar. Selain itu, acara juga dihadiri oleh perwakilan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kota Denpasar, serta perwakilan atlet dan penanggung jawab dari setiap cabang olahraga peserta.
Wakil Walikota Denpasar, didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara simbolis menandai dimulainya ajang bergengsi ini. Tanda pembukaan ini menjadi bukti resmi bahwa Porsenijar Kota Denpasar tahun 2026 telah dimulai. Sebagai hiburan pembuka dan untuk memeriahkan suasana, panitia menyuguhkan sejumlah atraksi menarik. Penampilan tersebut meliputi atraksi Kick Boxing, atraksi atlet Kempo, serta demonstrasi kemampuan angkat besi yang memukau para hadirin yang hadir di lokasi.
Porsenijar Kota Denpasar TA. 2026 ini akan berlangsung selama sembilan hari, mulai dari tanggal 26 Maret hingga 2 April 2026. Kompetisi ini mempertandingkan total 38 cabang olahraga resmi dan 2 cabang eksibisi. Pelaksanaan pertandingan tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di berbagai fasilitas umum seperti GOR, Stadion, Lapangan terbuka, dan Gedung Sekolah yang tersebar di wilayah Denpasar. Bahkan, panitia juga meminjam sejumlah fasilitas di wilayah Mengwi, Badung, untuk menampung jalannya kompetisi tersebut. Mengingat luasnya cakupan lokasi dan banyaknya peserta, kehadiran aparat keamanan TNI (Kodim 1611/Badung) sangat diperlukan untuk mencegah potensi kericuhan antar suporter serta hal-hal yang tidak diinginkan selama perlombaan berlangsung.
Dalam hal ini, Kasdim 1611/Badung Letkol Inf Kadek Muliarsa, terkait keterangannya bahwa “Penyelenggaraan Porsenijar tahun ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan komprehensif, bukan hanya berfokus pada kemampuan akademik atau aspek non-fisik semata, namun juga didukung oleh kekuatan fisik yang prima serta pemahaman yang mendalam di bidang seni dan budaya,” imbuhnya.
Melalui ajang ini, diharapkan pemerintah dapat terus memberikan perhatian lebih, terutama dalam hal penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dukungan infrastruktur yang baik dianggap krusial untuk memaksimalkan potensi dan prestasi para atlet muda dalam mengembangkan bakat mereka.
Secara keseluruhan, rangkaian acara pembukaan Porsenijar Kota Denpasar TA. 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar dari awal hingga akhir. Antusiasme yang tinggi terlihat dari para peserta dan penonton yang hadir, memberikan semangat baru bagi para atlet yang akan bertanding di hari-hari selanjutnya. Dengan dibukanya acara ini, seluruh peserta diharapkan dapat berkompetisi dengan sportivitas, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi yang diraih.
( red)

























