Bali, Surya Indonesia.net – Sebuah video yang memperlihatkan bus milik Sinar Jaya diduga menyerobot jalur lawan saat melintas di jalur Denpasar–Gilimanuk viral di media sosial dan memicu perdebatan di kalangan warganet.
Dalam video yang beredar, bus tersebut terlihat mencoba mengambil jalur berlawanan ketika melintas di jalan raya. Aksi itu memicu cekcok antara sopir bus dan seorang pengendara motor yang merasa jalurnya diserobot.
Insiden tersebut sontak menjadi sorotan publik karena dinilai berbahaya dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya di jalur utama penghubung Denpasar menuju Gilimanuk.
Menanggapi viralnya video tersebut, sopir bus yang diketahui bernama Sahrul Imam akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat.
Dalam video klarifikasi yang beredar pada Kamis (12/3/2026), ia mengakui telah mengambil jalur terlalu ke kanan saat berusaha mendahului sebuah truk bermuatan berat.
“Saya atas nama Sahrul Imam selaku sopir bus Sinar Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada warga Bali, khususnya masyarakat Jembrana, karena mengambil haluan terlalu ke kanan saat mendahului truk yang bermuatan berat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak perusahaan telah memberikan sanksi atas insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga emosi saat berkendara. Keselamatan di jalan raya hanya dapat terjaga jika setiap pengendara saling menghormati dan disiplin dalam berlalu lintas.
Insiden ini juga kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian di jalur Denpasar–Gilimanuk yang dikenal sebagai salah satu jalur padat kendaraan di Bali.
( red)

























