BALI – Badung,Surya Indonesia. Net – Berlangsungnya Pawai Ogoh-Ogoh cilik yang digelar oleh Yayasan Gatot Kaca sukses menghiasi Wantilan Pura Dalem Desa Adat Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi tahun Caka 1948 ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil karya kreatif mereka sekaligus mengenal lebih dalam kearifan budaya lokal Bali. Rabu, (11/03/26).
Dalam acara tersebut, Babinsa Desa Adat Sedang, Sertu Nyoman Suyasa memberikan atensi penuh dalam mendampingi jalannya pawai. Peranannya tidak hanya sebagai pengawas keamanan, melainkan juga sebagai pendukung yang aktif dalam memastikan setiap tahapan kegiatan. Sertu Nyoman Suyasa, juga turut memberikan semangat kepada para siswa yang dengan antusias mengikuti pawai dengan membawa kreasi Ogoh-Ogoh buatan tangan mereka sendiri.
Konsep utama dari pawai Ogoh-Ogoh cilik kali ini adalah menumbuhkembangkan kreativitas anak-anak melalui proses pembuatan patung Ogoh tersebut. Sejak beberapa minggu sebelumnya, para siswa telah terlibat langsung dalam setiap tahapan pembuatan, mulai dari perancangan bentuk, pengumpulan bahan baku, hingga proses penyusunan dan pewarnaan. Melalui aktivitas ini, mereka diajak untuk memahami filosofi di balik tradisi Ogoh-Ogoh sebagai simbol penyucian dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan.
Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong anak-anak memahami makna mendalam dari kearifan budaya lokal terkait perayaan Nyepi. Para siswa diajarkan tentang makna setiap simbol yang ada pada Ogoh-Ogoh yang mereka buat, serta filosofi Nyepi sebagai hari pembersihan diri dan alam semesta. Melalui pawai yang meriah namun tetap khidmat, nilai-nilai budaya Bali dapat diteruskan kepada generasi muda.
Dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk Babinsa dan masyarakat Desa Adat Sedang, pawai Ogoh-Ogoh cilik Yayasan Gatot Kaca berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kendala apapun. Para peserta dan penonton yang datang meramaikan acara, juga dapat menikmati kemeriahan pawai sambil tetap menghormati nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat serta kelancaran perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini.
( red)

























