Badung, Surya Indonesia.net – Upaya mengembalikan lebar Pantai Kuta yang tergerus abrasi terus berjalan. Proyek Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II di bentang Kuta-Legian-Seminyak kini masuk tahap akhir persiapan pengisian pasir (sand nourishment) yang dijadwalkan mulai Maret ini.
Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa mengatakan, capaian fisik proyek sudah 33,812 persen. Angka itu melampaui rencana awal 13,061 persen. Menurutnya, sejumlah pekerjaan utama telah dikerjakan, seperti pembangunan breakwater dan perpanjangan saluran drainase (extension culvert drainage). “Saat ini, tahapan sudah melangkah pada persiapan pekerjaan sand nourishment atau pengisian pasir,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (4/3).
Untuk mendukung tahap ini, pipa penyalur pasir di darat (onshore) sudah terpasang. Pipa baja itu membentang dari Pantai Sekeh hingga depan Hotel Anvaya sepanjang sekitar satu kilometer. Sementara pemasangan pipa di laut (offshore) masih berlangsung. Pihaknya menggunakan pipa HDPE (High-Density Polyethylene) sepanjang sekitar 700 meter dari perairan depan Hotel Anvaya ke laut lepas.
Dia mengakui cuaca menjadi faktor penentu percepatan pemasangan pipa offshore. Jika persiapan teknis selesai, pengisian pasir ditargetkan mulai Maret ini. “Semoga cuaca mendukung, sehingga tahapan bisa segera terselesaikan dan pengisian pasir dapat terlaksana di bulan Maret ini. Pengisian pasir rencananya akan kami mulai dari area Pantai Sekeh atau Zona 1 menuju ke utara,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II merupakan lanjutan program konservasi untuk menanggulangi abrasi di Kuta-Legian-Seminyak. Pekerjaan tahap kedua dibagi menjadi tiga zona dengan target selesai November 2026.
( red)

























