BALI – Badung, Surya Indonesia.net – Digelarnya Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Bongkasa Pertiwi. Kegiatan yang mengusung tema “ATMA KERTHI UDIANA PURNANING JIWA” Danramil 1611-05/Abiansemal, Kapten Kav I Wayan Sudiarta, menghadiri dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini, yang berlangsung di Wantilan Banjar Karang Dalam II, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Rabu, (04/03/26).
Kegiatan Bulan Bahasa Bali kali ini dirancang sebagai momentum penting untuk mencetak pemuda dan pemudi yang berprestasi sekaligus mampu menjaga serta melestarikan kearifan lokal melalui bahasa dan budaya Bali. Sebelum rangkaian lomba dilaksanakan, pihak penyelenggara telah menyelenggarakan pembinaan kepada seluruh peserta selama beberapa hari berturut-turut. Langkah ini bertujuan untuk memantapkan persiapan dan memastikan kesuksesan Bulan Bahasa Bali ke-VIII di Desa Bongkasa Pertiwi.
Tema “Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa” memiliki makna mendalam, yakni penyucian jiwa melalui pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai taman jiwa yang sempurna. Tujuan utama kegiatan ini adalah melestarikan, mengembangkan, serta memuliakan warisan budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas dan jati diri masyarakat Bali di era modern. Bulan Bahasa Bali juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan menggunakan aksara Bali, dengan menguatkan budaya mulai dari tingkat desa, adat, hingga provinsi melalui rangkaian lomba, seminar, dan pementasan seni.
Banyak tokoh dan pihak terkait yang hadir untuk menyaksikan dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini, antara lain Camat Abiansemal, Danramil 1611-05/Abiansemal, perwakilan Kapolsek Abiansemal, Kepala Desa Bongkasa Pertiwi, Sekretaris Desa Bongkasa Pertiwi, Bendesa Adat Br. Karang Dalam dan Bendesa Adat Karang Dalam Tua, Ketua BPD Desa Bongkasa Pertiwi, Babinsa Desa Bongkasa Pertiwi.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan persiapan yang matang, Bulan Bahasa Bali ke-VIII di Desa Bongkasa Pertiwi, terlaksana dengan baik dan lancar. Semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga kelangsungan budaya dan bahasa Bali bagi generasi mendatang.
( red)

























