BALI – Badung,Surya Indonesia. Net – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan rutin pendataan dan pembinaan masyarakat, Babinsa Serka Dominggus Mai Sila bersama aparat terkait di wilayahnya melaksanakan sidak penduduk pendatang di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kegiatan berfokus pada Banjar Petangan, lokasi kontrakan bagi penduduk pendatang dari luar Provinsi Bali, dengan menggunakan aplikasi Sigap (Sistem Informasi Tanggap Penduduk Pendatang) sebagai sarana pendataan yang terpadu. Senin, (02/03/2026).
Selama sidak berlangsung, Babinsa mengajak seluruh warga penduduk pendatang khususnya yang berasal dari luar Bali untuk lebih memperhatikan tata tertib dan keselamatan menjelang momen perayaan besar. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri dengan baik menghadapi Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, serta mengingatkan agar selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat lokal sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan tradisi Bali.
Tak hanya terkait perayaan, Babinsa juga memberikan himbauan mengenai kebersihan lingkungan khususnya di musim hujan saat ini. Ia menyampaikan agar tidak membuang sampah sembarangan dan mendorong koordinasi dengan pihak pengelola Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS3R) yang ada di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya masalah lingkungan seperti genangan air dan penyebaran penyakit.
Kegiatan sidak penduduk pendatang merupakan program rutin yang dilaksanakan satu kali dalam sebulan di setiap desa di bawah naungan bidang kerja pemerintah dan ketertiban. Pelaksanaannya selalu dilakukan dengan berkoordinasi erat antar elemen terkait, antara lain Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Laskar Masyarakat (Linmas) untuk memastikan kelancaran dan efektivitas proses.
Tujuan dari sidak ini yakni untuk menyusun basis data yang komprehensif mengenai seluruh penduduk, baik yang menetap maupun pendatang. Data yang dikumpulkan meliputi profil pribadi, kondisi sosial, ekonomi, serta tingkat kesejahteraan masyarakat. Selain itu, basis data ini juga diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyelenggaraan perlindungan sosial dan program pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
( red)

























