Gianyar ,Surya Indonesia.net – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif saat perayaan Hari Raya Imlek, Polres Gianyar menggelar kegiatan Jumat Curhat/Orti Krama Bali di Wihara Amurva Bhumi, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Selasa (17/2/2026) pukul 09.00 hingga 10.30 WITA.
Kegiatan tatap muka tersebut dihadiri oleh Kapolres Gianyar Candra C. Kesuma, Wakapolres Gianyar KOMPOL Willa Jully Nendissa, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Gianyar, Ketua Bhayangkari beserta pengurus, Kapolsek Blahbatuh KOMPOL Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., serta tokoh agama dan umat Konghucu sebanyak kurang lebih 10 orang.
Dalam sambutannya, Kapolres Gianyar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polri untuk Masyarakat yang bertujuan menyerap aspirasi, masukan, serta memperkuat komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami hadir di tengah-tengah umat Konghucu yang sedang merayakan Hari Raya Imlek sebagai bentuk silaturahmi dan komitmen Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi, saran, maupun masukan dari masyarakat, sehingga pelayanan kepolisian dapat terus kami tingkatkan,” ujar AKBP Candra C. Kesuma.
Beliau juga menegaskan bahwa Polres Gianyar berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan, terlebih dalam momentum hari besar keagamaan.
“Selain program Jumat Curhat, Polri juga memiliki layanan 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis. Layanan ini kami siapkan untuk menerima laporan maupun pengaduan dengan cepat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Gianyar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif. Para tokoh agama dan umat Konghucu menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Gianyar serta berharap sinergitas yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan ini, Polres Gianyar kembali menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Gianyar.
( red)

























