BALI – Denpasar,Surya Indonesia. Net – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026, dilakukan kegiatan kerja bhakti gotong royong bersama warga di wilayah desa binaan Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Kegiatan yang bertempat di sepanjang Jalan Tukad Nyali ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh Babinsa Serka Ibrahim bersama Staf Desa Sanur Kaja, serta masyarakat sekitar jalan tersebut, dengan dibawahi pimpinan Ibu Sekdes Desa Sanur Kaja bersama dengan beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait. Sabtu, (21/02/2026).
Tujuan utama dari kegiatan kerja bhakti ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membersihkan kawasan dari tumpukan sampah, memotong rumput liar yang telah tumbuh lebat, serta memangkas pohon-pohon yang sudah rimbun sehingga tidak mengganggu jalannya lalu lintas dan keamanan warga. Upaya ini juga menjadi bentuk komitmen bersama untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar Desa Sanur Kaja.
Banyak pihak yang turut hadir dan berkontribusi aktif dalam kegiatan gotong royong kali ini. Di antaranya adalah Sekdes Desa Sanur Kaja sebagai pemimpin kegiatan, Babinsa Serka Ibrahim, Bhabinkamtibmas, serta seluruh staf Desa Sanur Kaja yang memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan acara. Kehadiran para perangkat desa menjadi contoh nyata dalam gerakan peduli lingkungan bagi seluruh masyarakat.
Tak hanya perangkat desa dan petugas keamanan, kegiatan ini juga diikuti dengan antusias oleh Kepala Dusun se-Desa Sanur Kaja, warga masyarakat yang tinggal di sekitar Jalan Tukad Nyali, serta mahasiswa dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas). Partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan telah menjadi kesadaran bersama yang melintasi usia dan latar belakang.
Kegiatan gotong royong ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan hasil yang signifikan. Kawasan sepanjang Jalan Tukad Nyali kini terlihat lebih bersih, rapi, dan aman untuk ditempuh. Selain memperoleh lingkungan yang lebih baik, kegiatan ini juga berhasil mempererat tali silaturahmi antar warga dan antara masyarakat dengan perangkat desa. Diharapkan gerakan peduli sampah ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi tahunan yang menginspirasi wilayah lain di Kota Denpasar.
( red)

























