Tabanan , Surya Indonesia.net – Personel Polsek Selemadeg yang dipimpin Pawas Aiptu A. A. Agus Suarayudha bersama piket fungsi melaksanakan pengamanan ketat (atensi) kegiatan Piodalan di Pura Luhur Serijong, Br. Dinas Payan, Desa Antap, Kamis (19/2/2026). Bersinergi dengan jajaran Pecalang setempat, langkah ini diambil untuk menjamin kekhusyukan umat Hindu yang melaksanakan persembahyangan serta memastikan arus lalu lintas di sekitar area Pura tetap terkendali.
Menyusul puncak Piodalan pada Buda Umanis Prangbakat, Rabu (18/2/2026), pengamanan ketat terus disiagakan selama prosesi Nyejer lima hari hingga ritual Nyineb pada Minggu (22/2/2026) mendatang di Pura Luhur Serijong guna mengantisipasi lonjakan antusiasme pemedek dari berbagai daerah. Fokus pengamanan diarahkan pada titik rawan kemacetan dan penataan area parkir untuk mencegah gangguan kamtibmas, memastikan seluruh rangkaian ritual suci berjalan khidmat, aman dan tertib di bawah pengawalan sinergi petugas Kepolisian dan Pecalang setempat.
Kolaborasi harmonis antara Kepolisian dan unsur adat (Pecalang) menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Selemadeg. Petugas secara proaktif memberikan imbauan kepada para pemedek agar tetap tertib dan waspada terhadap barang bawaan. Hingga tengah hari ini, situasi di kawasan Pura Luhur Serijong terpantau aman, lancar dan penuh khidmat dengan pengaturan pola sekat yang efektif.
Seijin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H., menegaskan bahwa, kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan adalah bentuk pelayanan prima untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami berkomitmen mengawal seluruh rangkaian Piodalan hingga selesai. Sinergi dengan tokoh adat dan Pecalang terus kami perkuat demi memastikan setiap tahapan upacara berjalan tanpa hambatan keamanan.”tegasnya.
( red)

























