Tabanan, Surya Indonesia.net – Polres Tabanan mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan melalui Zoom Meeting pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 10.00 s/d 11.25 Wita, bertempat di Ruang Posko Zona Integritas (ZI) Polres Tabanan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., dan dihadiri Waka Polres Tabanan beserta pejabat fungsi terkait.
Dalam pemaparannya, disampaikan capaian program ketahanan pangan Polri tahun 2025 dengan total potensi lahan 1.378.608,67 hektare, di mana 661.122,42 hektare telah ditanami jagung dan masih terdapat 717.486,25 hektare yang belum dimanfaatkan. Pimpinan menekankan agar lahan yang telah ditanam pada 2025 dapat ditanami kembali pada 2026 serta mengoptimalkan sisa lahan yang ada guna meningkatkan produktivitas.
Terkait persiapan panen raya Kuartal II Tahun 2026, data panen raya sebelumnya bersama Presiden RI di Bengkayang, Kalimantan Barat seluas 344.524,37 hektare menjadi acuan target minimal. Hingga 18 Februari 2026, progres tanam nasional baru mencapai 71.395,43 hektare sehingga seluruh jajaran diminta mempercepat realisasi. Sebelum panen raya Mei 2026, akan dilaksanakan tanam raya serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipimpin Kapolri dan Menteri Pertanian RI terpusat di Polda Kalimantan Tengah.
Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., melalui Waka Polres Tabanan Kompol I GD MD Surya Atmaja, S.Sos., M.H. mengatakan” Secara umum, program ketahanan pangan Polri menunjukkan tren positif, di mana produksi jagung nasional tahun 2025 meningkat 6,74% dibanding tahun sebelumnya berdasarkan data BPS. Evaluasi mingguan juga menampilkan progres penanaman di masing-masing Polda sebagai bahan perbandingan dan motivasi kinerja. Melalui kegiatan anev ini, diharapkan seluruh jajaran semakin optimal dalam mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
( red)

























