Breaking News

Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan untuk segera menggelar kembali proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan untuk segera menggelar kembali proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.

Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan untuk segera menggelar kembali proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.

Bali, Surya Indonesia.net – Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan untuk segera menggelar kembali proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali. Langkah strategis ini muncul setelah paket pekerjaan sebelumnya gagal mendapatkan mitra investor yang memiliki ketahanan finansial secara mumpuni. Pemerintah kini melakukan penataan ulang skema investasi guna meningkatkan daya tarik serta kelayakan ekonomi bagi badan usaha pemenang lelang nanti.

“Proses lelang ulang saat ini sudah memasuki tahap penyusunan kembali dokumen kriteria kesiapan agar pelaksanaan lelang berjalan lebih matang,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Wilan Oktavian, dalam keterangan resminya, kamis, 19 Februari 2026, dilansir dari berbagai sumber.

Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan untuk segera menggelar kembali proses lelang proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.

Otoritas jalan tol kini sedang menata ulang lingkup proyek serta tahapan pembangunan konstruksi fisik secara lebih komprehensif. Pemerintah memastikan bahwa pembangunan jalan bebas hambatan ini akan berlangsung secara bertahap sesuai dengan kebutuhan lalu lintas aktual masyarakat. Evaluasi menyeluruh terhadap aspek finansial menjadi prioritas utama agar kejadian gagal bayar atau kendala pendanaan tidak terulang kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melakukan penataan ulang lingkup proyek ini secara strategis untuk memperkuat daya tarik investasi bagi para calon badan usaha,” kata Wilan.

Proyek ambisius ini sebelumnya sempat terhenti karena pihak pengembang lama tidak mampu memenuhi kewajiban pembiayaan hingga batas waktu. Perjanjian pengusahaan jalan tol tersebut resmi berakhir pada pertengahan tahun lalu setelah target pembebasan lahan juga menemui jalan buntu. Meskipun sempat mengalami hambatan administratif namun pemerintah pusat tetap memasukkan proyek ini ke dalam daftar prioritas pembangunan nasional.

“Pemerintah tetap menjadikan ruas tol ini sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan aturan terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” tuturnya.

Jalan tol kedua di Pulau Dewata ini akan membentang sepanjang sembilan puluh enam kilometer melintasi tiga kabupaten yang berbeda. Rute panjang tersebut mencakup wilayah Kabupaten Jembrana serta Tabanan hingga berakhir pada titik simpul transportasi di Kabupaten Badung. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh logistik serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara lebih merata.

“Kehadiran tol ini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Bali serta memperlancar distribusi barang dan jasa bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Konstruksi jalan tol terpanjang di Bali ini terbagi menjadi tiga seksi utama dengan karakteristik medan yang cukup beragam. Seksi pertama menghubungkan Gilimanuk menuju Pekutatan sementara seksi terakhir akan menyambungkan wilayah Soka dengan kawasan pusat Mengwi. Pemerintah juga tetap mengakomodasi kearifan lokal melalui penyediaan jalur khusus bagi pengguna kendaraan roda dua di sepanjang rute.

“Pembangunan tol ini terbagi menjadi tiga seksi utama yang menghubungkan titik ekonomi penting dari ujung barat hingga tengah Bali,” ucap Wilan.

Seluruh elemen pemerintah berharap proses lelang ulang ini dapat menarik minat perusahaan infrastruktur besar baik dari dalam maupun luar negeri. Keberadaan investor yang solid menjadi kunci utama agar realisasi pembangunan fisik dapat berjalan sesuai jadwal pada tahun mendatang. Dampak ekonomi jangka panjang akan terasa sangat nyata bagi warga Bali seiring dengan terciptanya pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kami berharap proyek ini segera menemukan mitra investor yang memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan pembangunan sesuai rencana awal,” pungkas Wilan.

( red)

Berita Terkait

Pemdes Sumberwringin Sejahterakan Warga Bangun Jalan Lapen DD Tahun 2026.
Pelayanan SIM di Satpas Polres TabananSemakin Cepat, Mudah, dan Transparan
Libur Paskah, Polsek Mengwi Amankan Obyek Wisata Taman Ayun dan Kawasan Pantai
Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Pecalang Lancarkan Kegiatan Piodalan
Pengaturan Lalu Lintas Minggu Sore, Polsek Abiansemal Antisipasi Arus Balik Aktivitas Masyarakat
Patroli Harkamtibmas Malam Hari, Samapta Polsek Abiansemal Intensifkan Sambang Objek Vital dan Jalur Sepi
Polsek Kuta Utara Intensif Patroli Cegah Kejahatan Di Jalan Pengubengan
Jamin Keamanan Polsek Kuta Utara Patroli Dan Stasioner Di Jalan Bumbak

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 12:24 WIB

Pemdes Sumberwringin Sejahterakan Warga Bangun Jalan Lapen DD Tahun 2026.

Senin, 6 April 2026 - 11:02 WIB

Pelayanan SIM di Satpas Polres TabananSemakin Cepat, Mudah, dan Transparan

Senin, 6 April 2026 - 10:37 WIB

Libur Paskah, Polsek Mengwi Amankan Obyek Wisata Taman Ayun dan Kawasan Pantai

Senin, 6 April 2026 - 10:35 WIB

Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Pecalang Lancarkan Kegiatan Piodalan

Senin, 6 April 2026 - 10:33 WIB

Pengaturan Lalu Lintas Minggu Sore, Polsek Abiansemal Antisipasi Arus Balik Aktivitas Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 10:28 WIB

Polsek Kuta Utara Intensif Patroli Cegah Kejahatan Di Jalan Pengubengan

Senin, 6 April 2026 - 10:26 WIB

Jamin Keamanan Polsek Kuta Utara Patroli Dan Stasioner Di Jalan Bumbak

Senin, 6 April 2026 - 10:24 WIB

Blue Light Patrol Polres Badung Sasar Pasar Senggol Mengwi

Berita Terbaru