BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Bali tahun 2026, kegiatan pembukaan resmi diadakan di Aula Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat. Acara yang bertema “Atma kerthi udiana purnaning jiwa” ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa serta budaya Bali di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Babinsa Koramil terkait, Peltu Gd Ribek, turut hadir bersama jajarannya untuk mendampingi dan memastikan kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian kegiatan. Rabu, (18/02/2026).
Pembukaan acara secara resmi dibuka oleh Camat Denpasar Barat, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kelestarian bahasa Bali sebagai identitas budaya masyarakat Bali. Menurutnya, bahasa adalah jendela peradaban yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai wadah nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan dari TNI dalam memajukan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan nasional.
Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam Bulan Bahasa Bali 2026 meliputi berbagai lomba yang menguji kemampuan peserta dalam bahasa dan sastra Bali. Berbagai kategori lomba yang dipertandingkan antara lain Mesatwa Bali (membaca teks Bali dengan benar dan indah), Nyurat sastra Bali (menulis karya sastra berbahasa Bali), Ngewacen sastra Bali (membacakan karya sastra dengan ekspresi yang tepat), serta Mecepat (lomba berhitung tradisional Bali). Setiap lomba diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari siswa sekolah hingga masyarakat umum yang memiliki minat pada bahasa Bali.
Setelah berlangsungnya sesi lomba yang penuh semangat dan kompetitif secara sehat, acara dilanjutkan dengan sesi pengumuman pemenang dari masing-masing kategori lomba. Panitia penyelenggara telah melakukan penilaian secara objektif oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli bahasa dan sastra Bali. Tahap berikutnya adalah penyerahan piala serta hadiah kepada para pemenang, yang diberikan langsung oleh Camat Denpasar Barat dan undangan kehormatan lainnya. Momentum ini menjadi apresiasi bagi peserta yang telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi dalam mempelajari bahasa Bali.
Kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun 2026 di Kelurahan Pemecutan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat melestarikan bahasa Bali dapat terus tumbuh di masyarakat. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman berkat kerja sama yang baik antara pemerintah kelurahan, kecamatan, serta dukungan dari Babinsa (Peltu Gd Ribek). Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai upaya lebih lanjut dalam menguatkan peran bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
( red)

























